Perlu 2 Tahun, PKL di Kawasan Alun-alun Bandung Baru Mau Ditata

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung
tertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Akun-alun Bandung, tepatnya di Jalan Jopankar dan Jalan Ciguriang.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung, Atet Dedi Handiman mengatakan, penertiban ini sesuai dengan Perda No 2 tahun 2018 penyediaan lokasi usaha sebesar 20 persen untuk UMKM secara gratis.

“Untuk itu sekitar 45 PKL di kawasan Alun-alun pindah ke basement King’s untuk ditata,” ujar Atet kepada wartawan Senin (7/6/2021).

Atet mengatakan, sebelah dilakukan penataan ini pihaknya sudah terlebih dahulu melakukan sosialisasi selama dua tahun.

“Sehingga saat penataan hari ini tidak ada lagi penolakan, karena kami sudah melakukan pendekatan,” tuturnya.

PKL yang dipindahkan kebanyakan adalah pedagang makanan dan minuman dan ada beberapa yang PKL accesories.
Atet mengatakan, pemindahan dilakukan ke tempat parkir para pegawai King’s. Sehingga jika para pegawai istirahat, mereka akan makan di lapak PKL yang dipindahkan tersebut.

“Selain itu, kami juga akan memasang tanda pujasera, agar masyarakat tahu ke mana para pedagang pindah,” jelasnya.

Rencananya, sambung dia, ruang jalan tersebut akan dikembalikan fungsinya sebagai akses jalan, untuk loading barang atau untuk jalanan umum.

Baca Juga: Cegah Covid-19, Pemkot Bandung Gelar Rapid Test Antigen Secara Acak

Untuk sementara, lanjut Atet, PKL tidak akan dikenakan service charge, selama tiga bulan. Namun tiga bulan berikutnya, untuk PKL yang non kompor akan dikenakan service charger sebesar Rp100 ribu. Sementara yang kompor harus membayar service charge sebesar Rp150 ribu.

Ditemui di tempat yang sama, salah seorang pedagang makanan, Duryati menuturkan, pihaknya mengikuti aturan karena semua pedagang lain juga ikut pindah.

Baca Juga: Siap-siap! 24 Ribu PKL Bandung Akan Ditertibkan Lagi, Katanya Bikin Macet

“Sebenarnya pasti lebih besar penghasilan di sini, tapi mau gimana lagi,” terangnya.

Karenanya, Duryati hanya bisa berharap di tempat baru tetap bisa mendapat pelanggan yang banyak.

“Saya berharap pemerintah bisa melakukan upaya untuk melakukan promosi segingga bisa mendatangkan pengunjung lebih banyak,” tuturnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

24 Preman Tanjung Priok Digaruk Polisi

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Jajaran Satuan Reserse Polres Metro Jakarta Utara menangkap 24 preman yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) di …