Vaksinasi Lansia di Jabar Masih Rendah, di Bawah 10 Persen

VAKSINASI: Sejumlah Lansia menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 di Kelurahan Cibabat, Rabu (19/5). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

VAKSINASI: Sejumlah Lansia menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 di Kelurahan Cibabat, Rabu (19/5). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketua Divisi Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Jabar, Marion Siagian mengakui capaian vaksinasi lansia di Jabar masih terbilang rendah. Hingga kini, capaiannya masih di bawah 10 persen.


Disampaikan, dari jumlah sasaran lansia di Jabar sebanyak 4.403.983 orang, menurut data pen-proud.udata.id per 26 Mei 2021 lalu, lansia yang sudah menjalani penyuntikan dosis I baru 391.449 orang atau 8,89 persen. Sementara, lansia yang sudah disuntik dosis II sekitar 270.812 orang atau 6,15 persen.

Marion mengungkapkan, sejumlah keterbatasan dalam vaksinasi lansia di antaranya mereka kesulitan mendatangi lokasi vaksinasi. Banyak pula yang terhalang karena penyakit penyerta.

“Ada sejumlah keterbatasan bagi lansia untuk mengikuti vaksinasi, seperti faktor usia yang tidak memungkinkan berangkat ke lokasi pelayanan vaksinasi sendirian. Perlu ada keluarga yang mendampingi. Kemudian, komorbid penyakit lebih banyak pada lansia,” kata Marion, Minggu (30/5/2021).

Di samping itu, sambung Marion, halangan lain yang membuat capaian vaksinasi lansia di Jabar rendah adalah faktor kesediaan para lansia sendiri. Marion menyebut, banyak lansia yang tidak mau divaksin, ditambah masih ada anggota keluarga lansia yang juga tak menghendaki vaksinasi tersebut.

Jika dibandingkan, capaian vaksinasi lansia jauh tertinggal dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang menyasar pelayan publik. Marion menyebut, cakupan vaksinasi bagi pelayan publik di Jabar sudah mencapai 64,50 persen untuk dosis I dari target sasaran 2.195.338 orang.

Baca Juga: Kabupaten Bandung Siapkan Angkutan Gratis Angkut Lansia Divaksinasi

Sebagai upaya menggenjot vaksinasi terhadap lansia, Pemprov Jabar mengencarkan strategi jemput bola, misalnya dengan membentuk pos vaksinasi di level desa kelurahan. Tujuannya, agar mendekatkan lansia ke lokasi penyuntikan vaksin.

“Kami juga akan memobilisasi lansia dengan cara mendaftarkan dan mengatur antar-jemput lansia ke fasyankes vaksinasi,” ucapnya.

Baca Juga: Usai Vaksinasi, Komnas KIPI Catat Ada 229 Laporan Kasus Serius

Di samping itu, lanjut Marion, Pemprov Jabar akan terus menggencarkan sosialisasi vaksinasi Covid-19.

“Kami akan gencar mengedukasi dan menginformasikan kepada lansia dan keluarga yang memiliki lansia agar mau membawa lansia untuk divaksin,” pungkasnya.

(muh)

 

Loading...

loading...

Feeds

PPDB Kolektif Diklaim Mampu Kurangi Angka Putus Sekolah

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …