Angkot Cangkuang-Leuwipanjang Tabrak Pemotor Hingga Tewas, Ini Kata Polisi

MENGAMANKAN : Sejumlah warga saat mengamankan angkot yang menyebabkan satu orang tewas. (IST)

MENGAMANKAN : Sejumlah warga saat mengamankan angkot yang menyebabkan satu orang tewas. (IST)

POJOKBANDUNG.com, BALEENDAH – Seorang pengendara roda dua tewas usai bersenggolan dengan angkot jurusan Cangkuang-Leuwipanjang. Angkot yang dikemudikan YA diketahui melaju dengan kencang.


Kapolsek Baleendah, AKP Sungkowo menjelaskan kronologi kejadian bermula saat angkot angkot jurusan Cangkuang-Leuwipanjang yang dikendarai pelaku YA tengah disewa sejumlah anak yang akan camping di daerah Kertasari.

Saat dalam perjalanan angkot tersebut bersinggungan dengan sebuah truk dan mengenai spion angkot. Kemudian angkot balik arah dan mengejar supir truk tersebut.

“Sampai ke Pacet ada informasi angkot menyenggol motor, di Ciparay juga. Informasi ini masih kita lakukan pendalaman,” ujar Sungkowo saat wawancara di Baleendah, Sabtu (29/5/2021) malam.

Ketika terjadi aksi kejar-kejaran antara angkot dengan truk, kata Sungkowo, kenek angkot sudah ketakutan dan loncat di daerah sebelum Siliwangi, tepatnya di gudang sepeda.

“Sementara si sopir bersama penumpang tetap mengejar truk, hingga akhirnya menabrak pengendara motor. Korban berinisial S mengalami luka parah hingga meninggal dunia,” tutur Sungkowo.

Baca Juga: Longsor di Nagrak Hantam Angkot Hingga Terjungkir

“Dalam angkot itu juga ada lima sampai enam orang anak SMP yang ketakutan. Mereka dilarang keluar oleh si supir angkot (pelaku YA),” tambahnya.

Setelah mendapatkan laporan ada angkot yang melaju dengan kecepatan tinggi, pihaknya langsung mendatangi lokasi supir angkot menabrak seorang pengendara motor hingga tewas dan langsung mengamankan supir angkot.

Baca Juga: Pesawat Batik Air Tabrak Garbarata di Bandara Ngurah Rai Bali, 119 Penumpang Selamat

“Ketika sudah menabrak, mobil kan otomatis berhenti, supir angkot sempat dihakimi warga. Takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan, maka anggota kami mengamankan supir di Polsek, kemudian akan kita bawa ke Polres untuk dilimpahkan ke unit laka,” papar Sungkowo.

“Barang bukti yang diamankan satu unit angkot dan satu unit kendaraan roda dua,” tandasnya.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds