Orang Jepang Sudah Malas Berhubungan Badan, Kenapa ?

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, SEKS bagi kebanyakan orang bisa menjadi sebuah pelampiasan jika mengalami stres. Di dunia kedokteran, berhubungan badan disarankan karena dianggap bisa membuat orang menjadi fres, awet muda.


Dan masih banyak lagi alasan terkait hubungan seks bagi setiap kalangan. Tentu alasan tersebut tidak terlepas dari dorongan naluri manusia yang mempunyai nafsu birahi.

Namun bagaiman dengan situasi dimana banyak orang sudah malas berhubungan seks. Apa yang sebenarnya terjadi dengan mereka?

Di Jepang, baru-baru ini ada sebuah riset terhadap perilaku seks pasangan menikah yang diduga sudah mulai berkurang.
Mereka sudah mengesampingkan soal seks dalam rumah tangganya.

Studi yang digelar oleh Japan Family Planning Association menemukan hampir 50 persen orang dewasa di Jepang tidak melakukan hubungan seksual.

Fakta itu kian memperparah turunnya angka kelahiran di ‘Negeri Sakura’ itu.

Studi ini menunjukkan 49,3 persen dari 3.000 orang yang diwawancara mengaku tidak berhubungan seksual selama beberapa bulan belakangan.

Dari keterangan para pria, 48,3 persen mengaku mereka tidak berhubungan seks selama satu bulan belakangan. Sedangkan, perempuan yang mengaku absen dari aktivitas seksual sebanyak 50,1 persen.

Baca Juga: Nikmati Manis dan Gurih Roti Khas Jepang di Bandung

Ketika ditanya mengapa mereka tidak berhubungan seksual, 21,3 persen pria yang telah menikah mengatakan mereka terlalu lelah setelah seharian bekerja.

Sementara itu, 15,7 persen mengaku tidak tertarik lagi untuk berhubungan seksual setelah sang istri melahirkan. Sisanya, 23,8 persen perempuan bosan berhubungan seks, dan 17,8 merasa lelah selepas kerja.

Baca Juga: Jepang Bakal Stop Jualan Mobil Konvensional Berbahan Bakar

Kini populasi Jepang semakin banyak dihuni oleh lansia seperti 25 persennya adalah lansia. Angka fertilitasnya adalah 1,41 bayi per perempuan.

Jika hal tersebut terus berlanjut, National Institute of Population and Social Security Research khawatir tahun 2100 jumlah penduduk Jepang hanya 49.59 juta. Angka ini menurun 61 persen dari data pada 2010 silam.

(pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds