BUMD Kabupaten Bandung Disorot, Siap-siap Reshuffle

MENERIMA : Seorang warga tengah menerima pelayanan dari petugas BPR Kerta Raharja. (FOTO: FIKRIYAH/ RADAR BANDUNG)

MENERIMA : Seorang warga tengah menerima pelayanan dari petugas BPR Kerta Raharja. (FOTO: FIKRIYAH/ RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Kinerja PDAM Tirta Raharja, BPR Kerta Raharja dan PT Citra Bangun Selaras (CBS) sedang disorot. Ketiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bandung itu saat ini sedang dilakukan pengkajian untuk pembenahan.


Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, ada atau tidaknya reshuffle atau perubahan struktur kepemimpinan itu tergantung hasil asesmen terhadap tiga BUMD tersebut.

“Kalau misalnya direkomendasikan untuk melanjutkan struktur yang sekarang, ya kita lanjutkan. Tapi kalau misalnya diminta perubahan baik dari struktur, kepengurusan, hingga komisaris, maka ini juga harus dilakukan. Tergantung hasil rekomendasi yang akan dilakukan, ada penilaian secara khusus untuk pembenahan BUMD di Kabupaten Bandung,” ujar Kang DS sapaan Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat wawancara di Soreang, Jumat (28/5/2021).

Selain melakukan penilaian secara khusus, dalam upaya pembenahan BUMD Kabupaten Bandung, pihaknya juga akan melihat rujukan berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Kata Dadang, itu merupakan salah satu indikator untuk menentukan nasib tiga BUMD tersebut.

“Apa yang harus dilakukan setelah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), misalnya pembenahan struktur, ini kita lihat daripada perkembangan, jadi kita lagi kaji. Intinya semua BUMD akan kita benahi,” ungkapnya.

Selain melakukan pembenahan terhadap perusahaan daerah yang sudah ada, Kang DS juga berencana untuk membangun BUMD baru. Katanya, hal tersebut sesuai dengan kebutuhan, misalnya Kabupaten Bandung memiliki banyak objek wisata, maka perlu dibentuk BUMD agar memiliki wadah yang tepat.

“Karena pariwisata di Kabupaten Bandung sangat luar biasa, rencana ada 100 titik destinasi wisata yang akan kita kembangkan. Oleh karenanya harus mempunyai wadah yaitu BUMD,” tuturnya.

Baca Juga: Upaya Maksimalkan Peluang Bisnis dalam Kerjasama BUMD dan Krakatau Steel

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bandung, Marlan menambahkan, Bupati Bandung tengah melakukan penilaian terhadap kinerja BUMD yang ada di Kabupaten Bandung. Jadi, kalau memang perlu ada perubahan, maka bisa saja terjadi.

“Tapi akan dilihat dulu dari sisi kinerja yang selama ini dilaksanakan oleh masing-masing BUMD nya,” ujar Marlan.

Baca Juga: Libatkan Pengusaha, Pemkab Bandung Percepat Program Rutilahu

Marlan menjelaskan, untuk BUMD BPR Kerta Raharja dan PT CBS itu terdapat RUPS untuk menentukan kepengurusan dan lainnya. Saat ini RUPS BPR Kerta Raharja sudah dilakukan pada Januari lalu sehingga jika memang diperlukan perubahan, maka harus diselenggarakan RUPS luar bisa. Hal tersebut merupakan kewenangan Bupati selaku kuasa pemilik modal.

“Kami akan konsultasi dulu dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti apa. Perbankan itu tidak bisa serta merta, tapi harus sejalan dengan kebijakan dari otoritas perbankan baik itu OJK maupun Bank Indonesia,” pungkas Marlan.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds

PPDB Kolektif Diklaim Mampu Kurangi Angka Putus Sekolah

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …