Pasar Modern di Bandung Barat Banyak Tak Berizin

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pemkab Bandung Barat membenahi perizinan pasar modern yang menjamur. Namun progresnya hingga saat masih belum signifikan.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB, Riki Riyadi mengatakan, setidaknya dari 301 pasar modern yang ada baru 60 yang telah memenuhi perizinan.

“Jumlah keseluruhan 301, yang baru mengantongi izin 60 dari awalnya 30. Perizinan itu sampai ke izin Usaha Toko Modern (IUTM). Nah yang lainnya belum dan masih dalam proses,” katanya saat ditemui, Senin (24/5).

Ia menambahkan, sejauh ini para pemilik toko modern memiliki itikad baik untuk menyelesaikan perizinan. Namun di lapangan pihaknya kerapkali menerima adanya kendala saat mengurus hal tersebut.

“Macem-macem yah di lapangan misalnya seperti IMB kan harus sesuai kemudian ada persyaratan berkaitan dengan perizinan itu,” katanya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan moratorium, Riki menyebut, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan beberapa SKPD terkait.

“Tapi secara prinsip saya menyetujui untuk wilayah kecamatan tertentu yang sudah padat dan itu memang sudah sedemikian banyaknya dan ini harus keputusan kolektif dengan beberapa SKPD terkait,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya memberikan waktu hingga akhir tahun 2021 pada pasar modern untuk membenahi izin.

“Awal tahun 2022 mendatang kita akan melakukan penertiban dan tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas,” pungkasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds

PPDB Kolektif Diklaim Mampu Kurangi Angka Putus Sekolah

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …