Idul Fitri 1442 H Berbarengan Kenaikan Isa Almasih, Ini Maknanya

Ilustrasi masjid dan gereja yang berdampingan. (Dok. JawaPos)

Ilustrasi masjid dan gereja yang berdampingan. (Dok. JawaPos)

POJOKBANDUNG.com- Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu momen istimewa umat Islam. Demikian pula Kenaikan Isa Almasih bagi orang Kristen. Tahun ini, kedua perayaan tersebut jatuh pada tanggal yang sama, 13 Mei, hari ini.


”Secara normatif, Idul Fitri kembali suci. Orang yang mampu mengembalikan fitrah kemanusiaan pada Idul Fitri adalah orang yang mampu mengembalikan dalam konteks perbedaan. Manusia diciptakan Allah dalam kondisi yang berbeda-beda, keturunan, etnis, cara pandang, bahkan ilmu pengetahuan,” ungkap Pengasuh Pesantren Alquran Asy-Syahlaadah, Surabaya, Prof. Dr. H. Sahid H.M.

Sama seperti tahun sebelumnya, perayaan Idul Fitri kali ini masih dengan suasana pandemi. Sehingga masyarakat dianjurkan untuk merayakan di rumah masing-masing. Namun itu tidak mengurangi semangat umat muslim dalam mengharap rahmat.

”Makna Idul Fitri adalah kembalinya umat kepada fitrah semula. Setiap manusia dilahirkan dalam keadaan suci. Tetapi karena perjalanan hidupnya terpengaruh hawa nafsu, manusia banyak melakukan dosa. Sehingga momen Ramadan dapat dijadikan momen untuk menghapus dosa. Sehingga manusia akan mendapat dunianya yang baru, untuk menyongsong agar lebih baik,” tutur Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Dr. H. Idri.

Idul Fitri tahun ini menjadi momen yang sangat langka. Sebab, pada tanggal yang sama juga terdapat perayaan penting bagi umat Kristen yaitu Kenaikan Isa Almasih.

”Bagi umat Kristen, Kenaikan Isa Almasih merupakan momentum untuk mengingat dan menghayati kembali pesan Kristus untuk menjadi teladan bagi sesama yang diajarkan. Secara ringkas, Kristus mengajarkan tentang kasih. Jadi, kasih ini harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Pendeta Abednego Adinugroho, dari GKJW Jemaat Rungkut.

Walau perayaan Kenaikan Isa Almasih sebagian tidak dapat dirayakan secara onsite di gereja masing-masing, itu tidak menjadi masalah bagi umat Kristen. Hal itu dilakukan untuk menjaga dan mencegah penyebaran virus Covid-19.

”Satu momen yang luar biasa, diharapkan dapat meningkatkan persaudaraan sesama manusia. Selamat merayakan hari kemenangan bagi saudara muslim dan selamat merayakan Kenaikan Isa Almasih. Momentum yang indah ini semoga dapat menginspirasi kita semua untuk semakin mewujudkan kehendak Tuhan untuk berjuang menjadi kehidupan dengan perbuatan baik dengan beralaskan kasih kepada sesama umat,” ucap Pendeta Abednego Adinugroho.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

24 Preman Tanjung Priok Digaruk Polisi

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Jajaran Satuan Reserse Polres Metro Jakarta Utara menangkap 24 preman yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) di …