Ada Larangan Mudik, Lingkar Nagreg Lengang

Sejumlah pengendara melintasi Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Minggu (9/5). Kawasan Nagreg yang biasanya ramai pemudik kini terpantau lancar dan sepi. FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

Sejumlah pengendara melintasi Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Minggu (9/5). Kawasan Nagreg yang biasanya ramai pemudik kini terpantau lancar dan sepi. FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Sejak aturan larangan mudik berlaku, setiap harinya lebih kurang ada 30 ribu kendaraan lintasi jalur Lingkar Barat Nagreg, Kabupaten Bandung.


Humas Induk Nagreg, Rudi Heryadi mengaku sejak aturan penyekatan pemudik berlaku, mulai 6 Mei 2021, arus lalu lintas di jalur Lingkar Barat Nagreg cenderung lancar dan tak mengalami kemacetan.

Pantauan hari ini, jalur yang biasanya ramai dengan kendaraan pemudik tersebut tampak lengang.

“Jadi kondisi lalu lintas di Nagreg di H-5 lebaran, posisi kendaraan dibanding tahun lalu yang juga ada penyekatan mudik, ke arah timur ataupun ke arah Garut meningkat kurang lebih 4,08 persen. Jadi, pada tahun 2020 kearah timur itu kurang lebih 30.277 sedangkan untuk tahun ini  31.500 kendaraan. Misalnya, H-5 ada peningkatan seribu dalam satu hari, menurut saya sih wajar tapi tidak bisa dianggap itu adalah orang yang mudik,” ujar Rudi via telepon, Minggu (9/5).

“Itu kecenderungannya selalu meningkat, H-7 dibandingkan tahun lalu meningkat 16,78 persen, H-6 meningkat 7,95 persen, nah di hari kemarin meningkat 4 persen,” sambung Rudi.

Sementara untuk kendaraan yang diputarbalikan di Jalur Nagreg, ungkap Rudi, hingga hari ini mencapai 255 kendaraan. Hal tersebut, pertama karena terindikasi mau mudik, dan juga tidak bisa menunjukkan surat-surat yang menjadi persyaratan.

Misalnya pengendara beralasan ingin bekerja tapi ternyata tidak mampu menunjukkan surat tugas dari perusahaannya.

“Pada H-5, dari jumlah kendaraan yang dihentikan sebanyak 395, yang diputarbalikkan itu 117 kendaraan roda empat, rata-rata kendaraan pribadi, sementara bus ataupun elf itu kurang lebih 83. Jadi total yang diputarbalikkan di Lingkar Barat Nagreg itusekitar  200 kendaraan,” papar Rudi.

Sejauh ini, Rudi mengaku tidak ada penolakan dari para pengendara kendaraan yang diputarbalikkan.

Dari pihak petugas sendiri memberikan imbauan dan penjelasan kepada para pengendara yang melintas terkait larangan mudik. Dari pihak Dinas Perhubungan sendiri menyiagakan 20 personel di Pos Penyekatan Nagreg.

Sementara itu, berdasarkan data sudah ada 1.045 kendaraan yang diputarbalikkan oleh petugas gabungan. Menghadapi libur lebaran, jajaran Polresta Bandung juga melakukan penyekatan pada jalur-jalur wisata di Kabupaten Bandung.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds

PPDB Kolektif Diklaim Mampu Kurangi Angka Putus Sekolah

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …