PMI Kota Bandung Butuh Stok Darah di Bulan Ramadan

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung memeriksa stok darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (15/4). Foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung memeriksa stok darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (15/4). Foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung masih minim pendonor. Selain karena pandemi Covid-19, kondisi ini kian dikhawatirkan, sebab kini telah memasuki bulan Ramadan. Hal tersebut diungkap oleh Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Bandung Uke Muktimanah.


Seperti diketahui, kata Uke, sebelum pandemi saat menjelang Ramadan, biasa pihak PMI Kota Bandung bisa menyisihkan hingga 5.000 kantong darah, minimal menyediakan sampai 2.000.

“Tapi saat pandemi ini sangat sulit untuk Menyediakan stok. Awal pandemi malah kita sagat minim sekali. Tiga hari awal Ramadan ini fluktuatif, ada dapat 250 hingga 350-an kantong,” katanya.

“Kita sudah bertarget bahwa kebutuhan rata-rata Kota Bandung itu dengan konidisi normal itu 500 labu (per hari), dalam kondisi pandemi ini memang terjadi penurunan permintaan, tetapi kita juga tetap sulit untuk menerima donor,” katanya.

Biasanya, PMI Kota Bandung mendapat pendonor sukarela secara massal di kampus-kampus atau sekolah, namun selama pandemi donor massal tak bisa dilakukan. Sehingga kini hanya mengandalkan donor keluarga. Uke mengungkapkan, kini hanya bisa sampai 70 persen memenuhi dari donor sukarela.

“Karena setiap pasien yang membutuhkan itu selalu dimintai untuk menginformasikan kesedian untuk anggota keluarga mendonorkan darah,” tutur Uke.

“Sekarang kita tidak pernah bisa nyimpan stok, setiap perolehan itu langsung kita bagikan. Seharusnya kita itu bisa droping ke setiap rumah sakit, tapi sekarang tidak bisa seperti dulu seminggu dua kali atau tiga kali droping dalam jumlah banyak,” jelas Uke.

Uke menegaskan, di bulan Ramadan masyarakat masih bisa melakukan donor di PMI. Waktu yang baik untuk mendonor, kata Uke, adalah datang ke PMI saat menjelang berbuka.

“Jadi nanti bukanya di sini, kita sediakan takjil juga. Karena saat Ramadan kan cairan tubuh berkurang, dan setiap orang memiliki ketahanan tubuh yang berbeda-beda,” ungkapnya.

“Harapan kami media bisa membantu untuk memberikan informasi bahwa PMI itu buka 24 jam, fasilitas ibadah juga disiapkan, dengan musala yang representatif sehingga tidak usah khawatir untuk donor ke PMI,” pungkasnya.

(muh)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …