XL Axiata Jaga Kualitas Jaringan di Jatinangor

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – XL Axiata menempatkan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, sebagai kawasan prioritas. Hal ini dikarenakan banyaknya mahasiswa dan menjadi kawasan universitas di Jawa Barat.


Group Head Central Region XL Axiata, Bambang Parikesit mengatakan, sedikitnya 4 universitas dengan total mahasiswa sekitar 40 ribu orang yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air.

“Selama pandemi, trafik penggunaan semua layanan di area ini juga masih yang paling tinggi di seluruh Kabupaten Sumedang, yang ditopang terutama oleh konsumsi data yang tinggi. Berarti selain dari mahasiswa, konsumsi data juga berasal dari warga setempat,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (1/4).

Selain itu, ia menambahkan, Jatinangor merupakan salah satu kecamatan dengan jumlah penduduk terpadat di Kabupaten Sumedang. Sebagai kawasan perguruan tinggi, area ini memberikan kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“XL Axiata meningkatkan kualitas layanan di tengah pemulihan ekonomi yang tengah berlangsung, khususnya mempersiapkan tersedianya jaringan yang memadai jika sewaktu-waktu perkuliahan tatap muka di kawasan Jatinangor dimulai lagi,” imbuhnya.

Didukung dengan jaringan yang telah menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang, XL Axiata memiliki sejumlah pilihan produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya mahasiswa dan pelajar guna tetap produktif.

“Dari produk unggulan prabayar, terdapat AXIS Bronet yang terkenal di kalangan mahasiswa, pilihan kuota mulai dari 3GB untuk masa aktif 60 hari dengan harga 15 ribu. Pelanggan dapat menikmati beragam kuota bonus untuk edukasi, video conference, hingga Tiktok,” ungkapnya.

Saat ini XL Axiata memiliki lebih dari 370 BTS di Kabupaten Sumedang, sebanyak 76% di antaranya BTS 3G dan 4G. Jaringan XL Axiata telah menjangkau 26 kecamatan yang ada di seluruh kabupaten, termasuk ke 257 desa.

“Ada lebih dari 230 ribu pelanggan yang terus meningkat. Dalam dua tahun terakhir ini, perusahaan terus melakukan perluasan ke area-area yang belum terjangkau layanan seluler,” tutupnya.

(arh/rls)

Loading...

loading...

Feeds