Hiburan Hajatan Diperbolehkan Pemerintah Kabupaten Subang

ILUSTRASI : Di tengah pandemi Covid-19, Pemkab Subang bolehkan warga menggelar hajatan dengan menampilkan acara hiburan. (foto: M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI : Di tengah pandemi Covid-19, Pemkab Subang bolehkan warga menggelar hajatan dengan menampilkan acara hiburan. (foto: M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang akhirnya membolehkan warga menggelar hajatan dengan menampilkan acara hiburan. Kebijakan itu membawa angin segar bagi para pelaku seni.


Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr. Maxi, Senin (22/3/2021).

Menurut Maxi, pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi dengan perwakilan pelaku seni, dihasilkan kesepakatan, bahwa para pelaku kesenian di lingkungan Kabupaten Subang diperbolehkan kembali pentas namun dengan beberapa ketentuan dan memekanisme pentas seni dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

“Dalam situasi seperti ini harus bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada.  Sore ini, Senin (22/3/2021), Satgas Covid-19 akan adakan pertemuan dengan para perwakilan pelaku seni,” kata Maxi.

Yang pasti, lanjut Maxi, pentas seni di acara hajatan di perbolehkan, dengan catatan cuma dihadiri 25 persen dari tamu undangan. Selain itu, pemilik hajat wajib mengajukan permohonan kepada Satgas Covid-19 kabupaten Subang.

“Warga yang akan menggelar hajatan wajib mengajukan permohonan kepada Satgas Covid-19 kabupaten. Tak hanya itu, pihak Satgas paun akan memantu dalam pelaksanaannya, kalu melanggar harus siap dibubarkan, ini aturan yang sudah disepakati,” jelas Maxi.

Diharapakan, pihak pemilik hajat dan para pelaku seni bisa tetap menjaga dan menegakan prokes selama pelaksanaan hajatan dengan acara hiburan.

“Tetap tegakan Prokes Covid-19 diacara hajatan seperti selalu menggunakan masker, disediakan alat pengukur suhu tubuh (termogan) handsanitaizer dan serta tidak berkrumun,” paparnya.

Pelaku seni saudah lama menantikan diperbolehkannya acara hiburan tampil di hajatan. Bahkan, mereka pernah beraudiensi dengan Bupati meminta Pemkab Subang dan Satgas Covid-19 membolehkan warga menggelar hajatan dengan menampilkan acara hiburan.

Langkah itu diambil lantaran sejak Pemkab melarang warga menggelar hajatan akibat dampak pandemi Covid-19, Maret lalu, para pelaku seni kehilangan pekerjaan dan menganggur.

Pelaku seni dari Desa Jalancagak, mengaku bersyukur akhirnya Pemkab membolehkan warga menggelar hajatan dengan menampilkan acara hiburan.

Pria yang akrab disapa Kang Chndara itu tak mempermasalahkan adanya batasan dalam tampilan acara hiburan. Pemilik grup seni organ tugal Kedaton ini meyakini pembatasan itu dibuat berdasar pertimbangan matang untuk mencegah penularan Covid-19.

“Yang pasti kami sangat bersyukur.Meski dibatasi, pertimbangan itu tak lain untuk mencegah penularan Covid-19. Dan kami siap mentatai aturan itu,” pungkasnya.

(anr/b)

Loading...

loading...

Feeds

Cara Memperbarui Whatsapp GB

POJOKBANDUNG.com–DENGAN menggunakan whatsapp GB tentu akan mendapatkan banyak fitur yang tidak di miliki whatsapp resmi. Pengguna dapat menginstalnya melalui berbagai …