Program Buruan SAE Terus Berkembang

TINJAU: Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana saat meninjau program Buruan SAE di Kecamatan Astanaanyar.(foto: IST)

TINJAU: Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana saat meninjau program Buruan SAE di Kecamatan Astanaanyar.(foto: IST)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Program Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) menjadi salah satu daya dukung untuk menciptakan ketahanan pangan di Kota Bandung. Saat ini, warga kota kembang masih memanfaatkan lahan sekitar untuk bercocok tanam.


Tak hanya itu, kini Buruan SAE pun mampu bersinergi dengan budidaya lebah. Simbiosis mutualisme seperti ini bisa dilihat di Kantor Kecamatan Astanaanyar Kota Bandung yang memiliki kebun dan peternakan lebah.

Lebah yang dibudidayakan adalah, lebah trigona. Secara fisik lebah trigona memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan lebah avis. Sistem sarang lebah trigona yang hampir seluruh tubuhnya berwarna hitam ini, berbentuk gumpalan tidak teratur. Ini berbeda dengan sarang lebah pada umumnya yang membentuk pola segi enam.

Lebah trigona dapat memberikan manfaat dengan berbagai macam produk yang berkhasiat seperti madu, propolis dan bee polen trigona. Sementara soal rasa madu, dipengaruhi oleh jenis tanaman yang dikonsumsi lebah.

Selain membudidayakan lebah, Kantor Kecamatan Astanaanyar juga membudidayakan ayam joper yang merupakan hasil perbaikan genetik menggunakan metode grading up. Metode ini merupakan perbaikan genetik ayam dengan menyilangkan ayam ras betina dengan pejantan berupa ayam kampung, ayam bangkok, ayam pelung, ayam nunukan, ayam nagrak, ayam kedu, dan ayam-ayam lokal unggulan lainnya.

Tak hanya itu, di Buruan SAE Kecamatan Astanaanyar juga dibudidayakan aquaponik, yaitu menempatkan ikan sebagai penghasil pupuk untuk tanaman. Ada juga budidaya ikan lele.

“Pemkot (pemerintah kota) mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh kecamatan Astanaanyar ini. Ada budidaya ikan dalam ember, ada lebah trigona, kemudian sayuran,” tutur Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, akhir pekan kemarin.

Meskipun kegiatan tersebut masih dalam bimbingan dinas terkait, Yana mengapresiasi semangat kewilayah.

“Masih dibimbing juga dinas terkait. Saya lihat upayanya karena Bandung itu ketergantungan terhadap suplay pangan dengan daerah lainnya. Jadi upaya ketahan pangan itu sangat luar biasa,” katanya.

Yana menyampaikan bahwa lebah madu trigona sangat bermanfaat bahkan memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan tubuh. Apalagi di masa pandemi Covid-19, madu menjadi salah satu yang layak untuk dikonsumsi manusia sebagai daya tahan tubuh.

“Di masa pandemi ini bagus, jadi potensinya besar. Mudah-mudahan peternakan lebahnya bisa berkembang di tengan kebutuhan masyarakat terhadap sumber vitamin alami. vitamin C yang ada di lebah ini luar biasa,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Astanaanyar, Syukur Sabar mengatakan, perlunya peningkatan peranan dari pemuda. Oleh karena itu, pihaknya merangkul pemuda untuk memanfaatkan Buruan Sae juga budidaya lebah.

“Kita rangkul pemuda untuk dibina, siap untuk melakukan inovasi. Kita coba cari pendekatan, saya baca artikel ada lebah yang tidak menyenagat,” katanya.

Atas hal itu, Syukur pun meragkul unsur akademisi dan komunitas untuk mengkaji lebih dalam mengenai lebah ini.

“Jadi sebelum ke warga, kita punya dulu. Lebahnya berjalan, bunganya tumbuh sebagai makanannya,” tandasanya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds