Vaksinasi Pelayan Publik Rampung sebelum Ramadan

VAKSINASI : Seorang pelayan publik saat menjalani screening kesehatan sebelum disuntik vaksin Covid 19 di RSUD Otista Soreang. (foto: Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

VAKSINASI : Seorang pelayan publik saat menjalani screening kesehatan sebelum disuntik vaksin Covid 19 di RSUD Otista Soreang. (foto: Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung memasang target bisa menyelesaikan proses vaksinasi Covid 19 pelayanan publik bisa rampung sebelum memasuki bulan Ramadan.


Pelaksana Harian Bupati Bandung, Asep Sukmana menyatakan proses vaksinasi untuk pelayan publik masih berjalan. Sedangkan tenaga kesehatan sudah diatas 90 persen.

“Mudah-mudahan besok bisa diakselerasi lagi jadi bisa lebih dari 500 sehari,” ujar Asep saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid 19 secara massal bagi pelayanan publik di RSUD Otista Soreang, Rabu (17/3/2021).

Pria yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bandung, menuturkan bahwa jika target sebelum bulan Ramadan tidak bisa tercapai maka akan ada koordinasi dengan tim gugus tugas terkait kegiatan penyuntikan vaksin tersebut.

“Kami menunggu fatwa MUI, kalau dari pusat fatwa MUI nya memperbolehkan artinya kita melaksanakan tapi kalau tidak ya tidak, kita menunggu dari pusat,” tutur Asep.

Dalam pelaksanaan vaksinasi tersebut, Asep menilai sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan Standart Operasional Procedur (SOP). Namun Asep menekankan pentingnya mencegah kerumunan selama berjalannya kegiatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi massal ini akan dilakukan selama sepuluh hari, dimana sasarannya adalah pelayan publik yang ada disekitar Pemda Kabupaten Bandung.

“Pada hari ini (kemarin, red) ataupun sampai nanti kita akan melaksanakan kurang lebih 5.026 yang terbagi dalam kurang lebih sepuluh hari,” sambungnya.

Setelah pelayanan publik, kata Grace, yaitu lansia kemudian dilanjut masyarakat rentan resiko yaitu daerah yang banyak kasus Covid 19. Menurut Grace, vaksinasi Covod 19 ini akan dilakukan selama kurang lebih satu tahun sampai 15 bulan.

(fik/b)

Loading...

loading...

Feeds