Tingkatkan Budaya Literasi, 10.000 Peserta Akan Ikut Rakornas Perpustakaan 2021

KONFERENSI PERS: Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando saat konferensi pers kesiapan Rakornas Bidang Perpustakaan tahun 2021 di Gedung Layanan Perpusnas, Jalan Merdeka Selatan Jakarta, Kamis (17/3/2021). (Foto : IST) 

KONFERENSI PERS: Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando saat konferensi pers kesiapan Rakornas Bidang Perpustakaan tahun 2021 di Gedung Layanan Perpusnas, Jalan Merdeka Selatan Jakarta, Kamis (17/3/2021). (Foto : IST) 

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Seluruh insan perpustakaan di Indonesia siap mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan 2021. Rakornas tahun ini mengusung tema “Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir Budaya Literasi dalam Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural” serta serta perumusan rencana pembangunan di bidang perpustakaan tahun 2021


Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Muhammad Syarif Bando menyatakan, tujuan Rakornas untuk menguatkan peran perpustakaan dalam transfer pengetahuan dan meningkatkan budaya literasi sekaligus berperan dalam pemulihan ekonomi di Indonesia dan memberikan kontribusi bagi kebaikan dan kemajuan bangsa.

“Walau dilakukan secara virtual. Rakornas harus tetap digelar untuk menyatukan tujuan dan program seluruh stakeholder perpustakaan di Indonesia. Sehingga bisa menghasilkan kesepakatan bersama supaya bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia khususnya meningkatkan budaya literasi hingga memperoleh kecakapan keterampilan yang berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Syarif Bando dalam konferensi pers kesiapan Rakornas Bidang Perpustakaan tahun 2021, Kamis (17/3).

Ia juga menyatakan literasi sebagai kunci untuk berdaya saing. Tugas saat ini adalah memastikan sisi hulu berperan optimal dan berfungsi baik sekaligus memastikan kebutuhan
bahan bacaan bagi 270 juta penduduk terpenuhi.

“Dalam Rakornas, konsolidasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan di bidang Perpustakaan secara intens akan dilakukan sehingga Perpustakaan sebagai leading sector dalam peningkatan literasi, inovasi dan kreativitas bisa mewujudkan masyarakat berpengetahuan dan berkarakter,” jelasnya.

Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Amich Alhumami menambahkan, literasi kini mencakup kemampuan mengakses dan mengembangkan ilmu pengetahuan serta menguasai teknologi, yang ditransformasikan ke dalam kegiatan-kegiatan produktif yang memberi manfaat ekonomi dan kesejahteraan.

“Kami membuat terobosan seperti kebijakan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk meningkatkan partisipasi dan pelibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan berbasis literasi. Lalu kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan umum provinsi dan kabupaten-kota,” paparnya.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benni Irwan mendorong terwujudnya budaya literasi yang sejalan dengan sasaran strategis Perpusnas guna mewujudkan Pembangunan Literasi dan Kegemaran Membaca Masyarakat serta target kinerja urusan perpustakaan di provinsi dan kabupaten dan kota. Pembangunan literasi diukur melalui dua indikator yakni Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Nilai Tingkat Gemar Membaca Masyarakat (TGM).

“Usaha-usaha integrasi dari hulu ke hilir yang melibatkan berbagai sektor dalam memperkuat budaya literasi harus terus dibangun. Dari hulu, dibutuhkan kesadaran pentingnya perpustakaan oleh kepala daerah. Sudah saatnya kelembagaan perpustakaan berdiri sendiri,” tuturnya.

Rakornas akan digelar pada 22-23 Maret 2021 dan dilakukan secara virtual (daring) dengan menggunakan aplikasi zoom yang bakal diikuti sebanyak 10.000 peserta dan bisa disaksikan lewat media sosial Perpusnas.

Di dalam rakornas ini nantinya akan dibahas tema-tema strategis yang diantaranya adalah bagaimana dukungan Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menguatkan Peran perpustakaan di tahun 2021. Ada juga tema tentang peran perpustakaan sekolah, perpustakaan-perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan digital. Rakornas akan dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

(dbs)

Loading...

loading...

Feeds