Puskesmas Cimanggung Gelar Kegiatan Loktri

LOKAKARYA : Suasana lokakarya triwulan pertama 2021 Puskesmas Cimanggung. (foto: TOHA/RADAR SUMEDANG)

LOKAKARYA : Suasana lokakarya triwulan pertama 2021 Puskesmas Cimanggung. (foto: TOHA/RADAR SUMEDANG)

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Dalam rangka meningkatan kerjasama lintas sektor dalam pembangunan kesehatan, Puskesmas Cimanggung menggelar Lokakarya Mini Triwulanan pertama di aula Desa Sindangpakuon.


Kegiatan Loktri tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cimanggung  Kepala Uptd /Uptb, kepala desa dan perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang.

Camat Cimanggung Dik Dik Syeh Rizky  menyampaikan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Cimanggung merupakan garda terdepan melakukan penanganan kepada masyarakat berkaitan dengan kesehatan.

“Kita apresiasi sekali karena sejauh ini Puskesmas Cimanggung telah melaksanakan tufoksi dengan baik atau integrasi pelayanan yang komprohensif  dalam memberikan pertolongan kepada warga, apalagi sekarang dengan adanya virus corona,” ucap Camat.

Menurutnya, peran petugas kesehatan dari Puskesmas Cimanggung selain melakukan pertolongan sekaligus memberikan edukasi terutama berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

Kepala Puskesmas Cimanggung drg Iting Mursyidah Hanum mengatakan dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat perlu adanya evaluasi untuk menilai keberhasilan kinerja Puskesmas selama ini.

“Kinerja yang tidak memenuhi target, perlu dilakukan analisa dan rencana tindak lanjut, agar kinerja Puskesmas dapat mencapai target yang direncanakan, melalui loktri ini sekarang dibahas evaluasi kita selama ini,” ucapnya. Rabu (17/03/2021).

Ia menambahkan melalui evaluasi tersebut dapat diketahui derajat pencapaian tujuan dan sasaran kegiatan program Puskesmas diantaranya mengukur tingkat efisiensi kegiatan program Puskesmas.

“Dapat diketahui pula berapa biaya dan manfaat dari kegiatan program Puskesmas. Selanjutnya mengukur berapa besar dan kualitas pengeluaran atau output dari kegiatan program Puskesmas,” tambahnya.

Selanjutnya, kata ia, jadwal evaluasi kegiatan program Puskesmas, dibuat selama satu tahun serta rencana pelaksanaan kegiatan.

“Dilaksanakan pula penandatanganan komitmen peran lintas sektor dalam rangka peningkatan mutu layanan untuk mewujudkan masyarakat sehat,” tutupnya.

Sementara itu, Kabid SDK Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Ekki Riswansyah  memaparkan materi mengenai Jaminan Kesahatan Daerah (Jamkesda).

(tha)

Loading...

loading...

Feeds