Isolasi Warga Satu Kampung Sukalaksana

ILUSTRASI: Seorang warga saat mengantarkan makanan bagi pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Kota Bandung, beberapa waktu lalu. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI: Seorang warga saat mengantarkan makanan bagi pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Kota Bandung, beberapa waktu lalu. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Sebanyak 66 warga Kampung Sukalaksana, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab.


Kasus terpaparnya warga tersebut berawal dari  satu keluarga yang berprofesi sebagai perias pengantin sekaligus pemilik wedding organizer (WO) menjalani tes swab.

Kepala Puskesmas Jayagiri, Yanuar Ratna menjelaskan, dari tracing awal hanya ditemukan 25 orang yang terpapar Covid-19. Namun, setelah diperluas melacak kontak erat kepada 111 orang, jumlahnya bertambah menjadi 66 kasus positif.

“Kebanyakan tanpa gejala. Sudah ada delapan yang dinyatakan sembuh. Jadi masih ada 58 kasus aktif. Mereka masih isolasi mandiri,” katanya, Rabu (17/3/2021).

Ia menambahkan, saat ini pihaknya bekerjasama dengan Satgas Covid-19 setempat terus memantau kesehatan dan proses isolasi mandiri warga yang positif. Hal itu dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus agar tidak meluas.

“Penanganan sudah sesuai protap semua yang terkonfirmasi positif sudah diisolasi mandiri. Kita Puskesmas memantau kesehatannya. Jadi yang bergejala kita pantau bekerjasama dengan desa untuk menyediakan obatnya,” tambahnya.

Berdasarkan hasil penelusuran, acara pernikahan yang ditangani oleh WO tersebut dilakukan di dua tempat yaitu, di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua dan Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong.

“Sebelum kasus ini mencuat, pasien positif sudah menggarap satu pernikahan di Pasirlangu Cisarua. Satu lagi di Cihideung Parongpong. Sekarang sedang dilakukan tracing oleh Puskesmas di wilayah masing-masing,” pungkasnya.

(kro/b)

Loading...

loading...

Feeds