Disdagin Jalankan Strategi Dongkrak Ekonomi

PASAR KREATIF: Pengunjung saat berkunjung di Pasar Kreatif Bandung 2020 di Mal Paris Van Java, Kota Bandung, Selasa (8/9/2020) (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

PASAR KREATIF: Pengunjung saat berkunjung di Pasar Kreatif Bandung 2020 di Mal Paris Van Java, Kota Bandung, Selasa (8/9/2020) (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pandemi Covid-19 sudah melumpuhkan sejumlah sektor usaha. Pemerintah terus berupaya untuk memulihkan kondisi seperti sedia kala. Bebagai cara dilakukan agar ekonomi kembali bangkit.


Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung. Elly Wasliah menyatakan, secara perlahan pihaknya mulai menjalankan sejumlah strategi untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Program itu mulai dari digitalisasi pasar, pelatihan, izin gratis, serta bussiness matching (mempertemukan penjual dan pembeli) secara daring,” jelasnya.

“Selain itu, kita juga menggelar Pasar Kreatif Bandung. Meskipun deg-degan, khawatir tak laku. Kita kerja sama dengan Dekranasda Kota Bandung dan APPBI Jawa Barat. Semua difasilitasi gratis dan kerja sama dengan sembilan pusat perbelanjaan dan omset yang diraih hampir Rp1,7 miliar,” kata Elly.

Sejauh ini, Disdagin juga tengah bekerjasama dengan perusahaan penyedia (market place) guna memperbesar penetrasi pelaku usaha Kota Bandung di ranah digital. Karena selama pandemi, pelaku yang biasa berjualan secara luring atau seperti biasa memang mengalami keterpurukan, sehingga ia rasa para pelaku usaha perlu memanfaatkan kanal digital sebagai media berjualan.

“Dari Disdagin melakukan pelatihan optimalisasi digital marketing. Bagaimana pengusaha meningkatkan omzet karena offline terpuruk. Ada 290 yang kami latih bekerjasama dengan marketplace,” katanya.

Pemkot juga menurutnya membantu 386 produk untuk mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Lalu Disdagin juga memberikan 120 izin produk gratis guna mengakselerasi para pelaku usaha.

Untuk terobosan “bussines matching”, menurutnya Disdagin mencoba hal tersebut untuk memperbesar peluang ekspor produk lokal ke berbagai negara seperti Australia, Malaysia, Selandia Baru, dan beberapa negara lainnya di Eropa.

“Alhamdullillah ada beberapa produk terpilih dari pelaku usaha Kota Bandung, dan ditindaklanjuti dengan MoU,” kata Elly.

(arh/bbs)

Loading...

loading...

Feeds

Momen RAFI 2021, Telkomsel Siaga Maksimalkan Jaringan

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA- Telkomsel siap memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima demi menghadirkan pengalaman digital untuk #BukaPintuKebaikan bagi masyarakat …

PDRI Siap Kawal Distribusi KIP Kuliah Merdeka

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persaudaraan Dosen Republik Indonesia (PDRI) akan memantau dan mengawal distribusi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka …