Covid-19 Picu Peningkatan Jumlah ODGJ

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Penderita orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Cimahi meningkat. Itu terjadi pada tahun 2020, yang mencapai angka 923 orang.


Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, jumlah itu meningkat dibanding 2019 sebanyak 878 orang.

“Kami mendata jumlah ODGJ berat (pada 2020) meningkat dibanding 2019. Bisa jadi karena faktor pandemi Covid-19,” kata Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinkes Kota Cimahi Benky Octavianus, Selasa (16/3/2021).

Dari hasil assesment, beberapa faktor menjadi penyebab ratusan warga Cimahi mengalami ODGJ. Terutama ekonomi. Terlebih sepanjang 2020, perekonomian masyarakat sangat terdampak akibat pandemi Covid-19.

Bukan hanya penghasilan menurun, bahkan sampai kehilangan penghasilan akibat kebijakan PHK dan sebagainya. Penyebab lainnya ada juga karena faktor genetik (keturunan), faktor lingkungan, dan pemakaian obat-obatan.

“Akibat gelisah juga bisa, meski kebanyakan karena faktor ekonomi,” ujarnya.

Benky menuturkan, ada juga yang terdata pada 2020 merupakan pasien tahun lalu yang mengalami gangguan serupa. Sebagian besar dari mereka sedang menjalani rawat jalan dan berobat rutin.

Tapi bagi yang sudah parah ada juga yang dirawat inap dan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Cisarua, KBB.

“Kami terus berupaya melakukan program penanganan di antaranya melalui peningkatan kompetensi dini kesehatan jiwa, serta pemenuhan dan pemanfaatan obat-obatan jiwa di 13 Puskesmas,” tutur Benky.

(bie/b)

Loading...

loading...

Feeds