Disdik Larang Study Tour




PERIKSA : Satlantas Polres Sumedang memeriksa bangkai Bus Sri Padma Kencana  yang terlibat kecelakaan mau di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang. (foto: AGUN/RADAR SUMEDANG)

PERIKSA : Satlantas Polres Sumedang memeriksa bangkai Bus Sri Padma Kencana  yang terlibat kecelakaan mau di Tanjakan Cae, Wado, Sumedang. (foto: AGUN/RADAR SUMEDANG)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pascakecelakaan lalu lintas Bus Sri Padma Kencana yang mengangkut rombongan study tour SMP IT AL – Muaawah Cisalak, kabupaten  Subang yang terjun ke jurang di Wado, Sumedang pada Rabu (10/3/2021) , Dinas Pendidikan Subang, mengimbau sekolah tidak menggelar study tour.


Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, Tatang Komara, mengatakan imbauan itu selain untuk meminimalisir terjadinya hal yang tak diinginkan, juga mencegah penularan virus Covid-19.

“Di tengah pendemi covid-19, kegiatan study tour tak dibenarkan. Oleh karena itu, kami meingimbau sekolah seluruh tingkatan untuk sementara tidak boleh melalukan study tour,” ujar Tatang.

Dasar imbauan tak melaksanakan study tour tersebut, kata Tatang selain untuk me minimalisir terjadinya hal yang tak diinginkan, juga mencegah penularan virus Covid-19 atau virus corona.

“Imbauan itu berlaku bagi semua sekolah baik negeri maupun swasta di wilayah Subang,” ujar Tatang Komara saat dihubungi wartawan, Minggu (14/3/2021).

Selain itu, kata dia, imbauan ini sebagai langkah meningkatkan kewaspadaan dan minimalisir kejadian yang menimpa rombongan study tour sekolah SMP IT AL-Muaawanah Cisalak.

“Insiden kecelakaan lalu lintas tersebut harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Kegiatan study tour itu melanggar aturan protokol kesehatan. Karena hingga saat ini kami masih menerapakan sistem   pembelajaran daring,” jelasnya.

Kepada kelurga korban, Tatang juga menyampaikan belasungkawa terkait musibah yang menimpa rombongan study tour SMP Al Muaawanah asal Cisalak itu. Seperti diketahui bus yang mengangkut rombongan study your itu terjun ke jurang di Tanjakan Cae, Sumedang, pada Rabu (10/3/2021) dan menewaskan 29 orang penumpangnya.

“Saya dan juga dinas pendidikan Subang menyampaikan rasa belasungkawa serta keprihatinan amat tinggi terhadap kecelakaan yang menimpa saudara-saudara kita, semoga para korban diterima dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” pungkas Tatang Komara.

(anr/b)

Loading...

loading...

Feeds