Kontraktor Harapkan Pembayaran Pengerjaan Paket Segera Dirampungkan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Puluhan kontraktor mengaku belum dibayar meski paket pekerjaan jalan lingkungan tahun anggaran (TA) 2020 dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sudah dirampungkan.


Salah seorang perwakilan kontraktor, Saeful Islam mengungkapkan, ratusan paket pekerjaan jalan tersebut tersedia dalam e-katalog Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi.

Seluruh paket pekerjaan jalan tersebut telah selesai dikerjakan sebelum akhir 2020 lalu. Namun, pembayaran dari pihak pemerintah belum dilakukan dengan alasan pekerjaan tersebut belum dilengkapi berkas hasil laboratorium pengetesan jalan atau core drill.

“Kerjaan saya sudah beres, tapi belum di- core drill dengan alasan antre. Saya merasa dirugikan (karena belum dibayar) dan ini baru pertama kali saya mengalami kejadian seperti ini,” ucap dia melalui keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

Sebelumnya, ia dan kontraktor lain sudah mempertanyakan masalah ini kepada Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bekasi, Senin (8/3/2021).

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir menjelaskan bahwa secara teknis pekerjaan, pihaknya tidak terlibat langsung. Semua proses dari awal hingga akhir, seluruh paket pekerjaan jalan tersebut sudah diserahkan kepada Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) mengingat proses pengerjaan dilakukan melalui e-katalog.

“PPTK (pejabat pelaksana teknis kegiatan) dan PPK (pejabat pembuat komitmen)-nya dari UKPBJ, kami tidak memproses pekerjaan dari awal sampai akhir karena menggunakan sistem e-katalog. Jika ada pekerjaan yang belum dibayar, kami tidak tahu,” kilahnya.

Kepala UKPBJ, Beni Saputra pun berkilah bahwa pihaknya hanya diminta bantuan personel untuk proses pemilihan penyedia pekerjaan jalan lingkungan dalam e-katalog. Adapun soal pembayaran pekerjaan, kata dia, dikembalikan ke Disperkimtan karena urusan penatausahaan berada di dinas terkait.

“Kami diminta bantuan personel untuk memilih penyedia, sementara untuk pembayaran kewenangannya ada di dinas terkait. Jadi bukan ranah kami untuk masalah pembayaran,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, PPTK dan PPK paket pekerjaan jalan lingkungan e-katalog sebelumnya sudah memberikan pilihan kepada vendor (distributor beton) yang memiliki kewenangan untuk melakukan core drill.

Namun, karena jumlah pekerjaan banyak dan waktu yang tersedia sedikit, maka beberapa pekerjaan belum memiliki hasil core drill. Diketahui, core drill paket pekerjaan jalan tersebut akhirnya dikoordinir oleh Laboratorium Tambun.

(dbs)

Loading...

loading...

Feeds