Harus Aktifkan Koperasi di Sumedang

KUNJUNGAN : Wabup Sumedang Erwan Setiawan (kiri) saat menerima jajaran pengurus Dekopinda Sumedang, di ruang Rapat Wakil Bupati Sumedang, Senin (8/3/2021) (foto: TOHA/RADAR SUMEDANG)

KUNJUNGAN : Wabup Sumedang Erwan Setiawan (kiri) saat menerima jajaran pengurus Dekopinda Sumedang, di ruang Rapat Wakil Bupati Sumedang, Senin (8/3/2021) (foto: TOHA/RADAR SUMEDANG)

 POJOKBANDUNG.com, KOTA – Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sumedang Masa Bhakti 2021-2025 diharapkan mampu mengaktifkan dan menghidupkan kembali koperasi yang ada di Kabupaten Sumedang agar kembali eksis mengembangkan usahanya.usaha


Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan saat menerima audensi jajaran pengurus Dekopinda Kabupaten Sumedang, di ruang Rapat Wakil Bupati Sumedang, Senin (8/3/2021).

Wabup Erwan menyebutkan, secara kuantitatif jumlah koperasi yang ada di kabupaten Sumedang berjumlah 621 koperasi. Dari jumlah tersebut, sambung Wabup, koperasi yang aktif hanya sekitar 40 persen atau 240 koperasi sedangkan sisanya tidak aktif.

“Data dan inventarisir lagi, enam puluh persen kenapa tidak aktif ini, apakah mereka tutup atau mati segan mati tak mau. Tolong dibantu supaya koperasi hidup lagi sehingga 621 koperasi semuanya aktif sehingga keberadaannya dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Wabup juga mengharapkan, program kerja yang akan dilaksanakan Dekopinda harus sesuai tupoksi dan Visi Misi Dekopinda. Lebih jauh, program ini bisa diselaraskan dengan program pemerintah terutama kaitan dengan pemulihan ekonomi daerah.

“Nanti programnya akan diselaraskan, dari Dekopinda seperti apa dan program Dinas Koperasi seperti apa. Kami sudah membuat aplikasi Warung pintar dan aplikasi SI CANTIK (Sistim Cinta Statistik), mudah-mudahan ini bisa diselaraskan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Sumedang Ade Effendi mengatakan, pihaknya siap melaksanakan program sesuai tupoksi dan visi misi Dekopinda. Lebih dari itu, pihaknya juga siap melakukan penyelarasan program dengan visi Sumedang Simpati.

“Koperasi di Kabupaten Sumedang ingin menjadi pelaku ekonomi yang tangguh, mandiri, professional dan berdaya saing. Sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Sumedang bahwa keberadaaan koperasi betul-betul menjadi harapan tumpuan dan jembatan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Sumedang,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Ade, berkaitan dengan perkembangan koperasi di kabupaten Sumedang yang saat ini baru mencapai 40 persen. Pihaknya berencana akan mengaktifkan kembali koperasi di Kabupaten Sumedang minimal 20 persen setiap tahun sehingga jumlah koperasi aktif semakin meningkat.

“Perkembangan koperasi di Kabupaten Sumedang baru 40 persen. Insya allah kami akan menggarap koperasi yang kurang lancar koordinasi dengan Dinas untuk menaikan koperasi yang aktif minimal 20 % setiap tahunnya,” pungkasnya.

(tha)

Loading...

loading...

Feeds