Kerugian Bencana Capai Rp816 Juta

EVAKUASI: Sejumlah anggota BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi bencana longsor di wilayah kerjanya, belum lama ini. (foto: IST)

EVAKUASI: Sejumlah anggota BPBD Kota Sukabumi saat melakukan evakuasi bencana longsor di wilayah kerjanya, belum lama ini. (foto: IST)

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI — Selama Januari hingga Februari 2021, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, mencatat terdapat 23 kejadian bencana. Kejadian bencana ini, mengakibatkan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.


Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami mengatakan, kejadian bencana pada Februari ini tersebar disejumlah kecamatan.

Seperti, Kecamatan Gunungpuyuh, yang terdata tiga kejadian bencana. Dua kejadian bencana lainnya terdata di wilayah Kecamatan Lembursitu. Kemudian dua Kejadian bencana di Kecamatan Cikole dan satu kejadian di Kecamatan Cibeureum.

“Bencana di Kecamatan Cibeureum dilaporkan terjadi di wilayah Kelurahan Sindangpalay pada 8 Februari lalu. Saat itu ada sebidang tanah di halaman rumah warga yang longsor, bencana ini dipicu intensitas hujan yang tinggi,” kata Zulkarnain kepada Radar Sukabumi, Jumat (5/3/2021).

Adapun, lanjut Zulkarnain, kejadian cuaca ekstrem terjadi pada 9 Februari di wilayah Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu. Saat itu dilaporkan ada rumah yang roboh dan rusak pada bagian atap akibat turun hujan dengan intensitas tinggi.

“Ada juga kejadian kebakaran rumah warga yang dilaporkan pada 23 Februari lalu di wilayah Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole. Kejadian bencana selama Februari ini mengakibatkan kerugian yang nilainya mencapai sekitar Rp 192.250.000.

Sementara pada Januari, sambung Zulkarnain, terdata 15 kejadian bencana, yang mengakibatkan kerugian dengan nilai mencapai sekitar Rp 624.500.000. Kerugian terbesar disebut akibat kebakaran mobil, dengan nilai sekitar Rp 260 juta.

“Januari ini terjadi enam kasus kebakaran, enam kejadian cuaca ekstrem, dua kejadian longsor, dan satu kejadian banjir. Di Januari itu bencana terjadi di enam kecamatan,” pungkasnya.

(bam/t)

Loading...

loading...

Feeds