Cakupan Penerima Bantuan Harus Diperluas

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Maulana Fahmi meminta pemerintah agar bisa memperlebar cangkupan penerima bantuan. Salah satunya adalah agar para guru honorer bisa menjadi penerima manfaat bantuan.


Intervensi pemerintah yang lain jangan hanya mengandalkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Opsi lain adalah mengalokasikan insentif lain seperti dana bantuan sosial (bansos).

“Jangan melulu dana itu berbasiskan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), karena kalau berbasiskan DTKS saja, pasti guru honorer atau tenaga pendidikan dan pengajar ekstrakulikuler tidak akan masuk (data penerima bantuan),” ujar Fahmi saat dihubungi via telepon, Minggu (7/3/2021).

Selama hampir satu setahun pandemi Covid 19 melanda Indonesia, banyak sektor yang terpengaruh oleh pandemi ini, salah satunya adalah para pekerja di dunia pendidikan, dari mulai guru hingga para pengajar ekstrakulikuler.

Selain dana BOS, pemerintah juga harus bisa memperlebar cakupan bantuan untuk masyarakat, dan salah satu segmen yang harus diutamakan untuk menerima bantuan adalah para guru honorer atau guru pengajar yang terdampak pandemi. Dengan demikian, diharapkan kehidupan ekonomi para guru tidak terganggu.

“Tapi, karena guru honorer dan tenaga pendidikan tidak masuk data DTKS, ya engga akan dapat bantuan itu,” tutur Fahmi.

Fahmi tak menampik bahwa dengan adanya pandemi Covid 19, membuat frekuensi aktivitas mengajar para guru jadi berkurang. Namun, lanjut Fahmi, bukan berarti hak yang selama ini diterima para guru jadi digugurkan atau ditiadakan. Hal tersebut dikarenakan, secara reguler sekolah tetap menerima bantuan dari pemerintah berupa dana BOS.

(fik/b)

Loading...

loading...

Feeds