Umbara Karantina Warga Desa Sariwangi




SIMBOLIS: Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna Saat Menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Ketua RW 10, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kamis (4/3/2021) (foto: HENDRA HIDAYAT/ RADAR BANDUNG)

SIMBOLIS: Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna Saat Menyerahkan Bantuan Sembako Kepada Ketua RW 10, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kamis (4/3/2021) (foto: HENDRA HIDAYAT/ RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Bupati Bandung Barat, Aa Umbara memastikan masyarakat yang tengah menjalani lockdown atau karantina di RW 10 Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong tidak bepergian ke luar rumah.


Ia menjelaskan, upaya tersebut dilakukan untuk meminimalisir pergerakan masyarakat yang terpapar Covid-19 maupun kontak erat agar tetap di rumah.

“Untuk makanan tidak kurang bahkan kalau beras sudah banyak tinggal lauk pauknya saja, tapi di jamin tidak kurang,” kata Umbara saat ditemui di lokasi, Kamis (4/3/2021).

Ia menambahkan, sejauh ini setidaknya ada 43 orang yang sempat berziarah ke pamijahan dinyatakan positif Covid-19. Sementara itu, empat orang diantaranya telah dinyatakan sembuh.

“Jadi saat ini KBB menjadi zona merah karena ada claster ini, hari ini saya meninjau langsung tidak ada kerumunan dan sudah bagus,” katanya.

Umbara menyebut, untuk mempercepat proses penyembuhan pihaknya telah menyewa satu hotel yang diperuntukkan bagi warga di kawasan tersebut terutama yang tidak terpapar Covid-19.

“Bagi yang terpaparnya tetap di rumah masing-masing yang sehatnya di bawa ke sana (Hotel Cherish),” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, setidaknya ada 100 orang lebih yang tidak terpapar Covid-19 diungsikan sementara waktu di hotel tersebut. Sebelum berangkat,  warga yang diungsikan tersebut menjalani tes swab terlebih dahulu.

“Jadi tentunya ini merupakan langkah antisipasi jadi mulai besok sudah pindah ke sana (Hotel Cherish) sekaligus kita juga menyiapkan berbagai hal penunjang seperti tenaga medis dll,” katanya.

Sejauh ini, kata Umbara, tingkat kesembuhan di cluster jiarah menunjukkan hasil yang baik. Oleh karena itu, penanganan terhadap orang yang dinyatakan positif dan kontak erat akan lebih dimaksimalkan.

“Banyaknya yang OTG hampir semua,  tetapi karena penduduk berdekatan sekali, bisa saja menular ke tetangga yang lain makanya kita cepat antisipasi, jadi sewa hotel yang sehat ke sana dan yang terpapar di sini,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Puskesmas Ciwaruga, Ika Jatnikawati mengatakan, dua orang yang sebelumnya dirawat saat ini kondisinya sudah membaik lantaran telah melewati masa kritis.

“Gejala yang dialami terbilang ringan semua seperti batuk dan nyeri badan, jadi ga ada yang sesak napas,” pungkasnya.

(kro/bie/b)

Loading...

loading...

Feeds