Puskesmas Ibun Lakukan Vaksinasi Gelombang 2

LAYANAN : Camat Ibun Ajat Sudrajat dan dr Candra saat layanan vaksinasi yang dilaksanakan, Kamis (4/3/2021) (foto: DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)

LAYANAN : Camat Ibun Ajat Sudrajat dan dr Candra saat layanan vaksinasi yang dilaksanakan, Kamis (4/3/2021) (foto: DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, KAB. BANDUNG – Usai melaksanakan vaksinasi gelombang pertama terhadap tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Ibun maupun yang  bertugas di luar kecamatan, Tim Vaksinasi Puskesmas Ibun kembali melaksanakan tugasnya memberikan layanan vaksinasi Sinovac Covid-19 dengan melayani 40 pegawai pemerintahan. Baik pegawai kecamatan, anggota TNI, Polri, pegawai intansi lain serta perangkat desa.


Hal tersebut diterangkan dr Candra selaku Kepala Puskesmas Ibun saat mengawal pelaksanaan Vaksinasi di Puskesmas Ibun Kec. Ibun Kab Bandung, Kamis (4/3/2021).

Menurut Candra, pelaksanaan vaksinasi kali ini terbilang pelaksanaan gelombang ke 2 dimana pada gelombang pertama pelayanan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan.

“Terhadap tenaga kesehatan, pelaksanaan sudah dilakukan pelayanan vaksin tahap 1 dan 2 dan  alhamdulilah bebas KIPI. Semua tenaga kesehatan yang telah divaksin tidak ada dampak KIPI yang muncul,” terang dr Candra .

Candra menambahkan, untuk pelayanan Vaksinasi kali ini terhadap 40 pegawai diantaranya pegawai pemerintahan kecamatan, tenaga pendidikan, anggota Polri,TNI serta bagi perangkat kerja pemerintahan desa,” tambah Candra.

”Saat pelaksanaan seperti biasa terhadap vaksinator terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kondisi yang  bersangkutan bisa divaksin atau tidak.Kalau-kalau saat dilakukan screning dengan kondisi hipertensi atau mempunyai penyakit bawaan,” sambung Candra.

”Namun dari ke-40 Vaksinator yang telah menerima vaksin kali ini, semua didapati sehat tidak ada dampak KIPI yang muncul,” jelas Candra.

Dalam kesempatan ini pun Kepala Puskesmas Ibun ini pun mengimbau masyarakat dimasa pandemi tidak cukup vaksinasinasi saja.

”Tetap dalam keseharian harus mengupayakan pola 3T Testing (pemeriksaan), Tracing (pelacakan), dan Treatment (pengobatan) serta  pola dalam keseharian terkait 5M, Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, Menjaga jarak,Menjauhi kerumunan serta Membatasi mobilisasi dan interaksi,” pungkas Candra.

(den)

Loading...

loading...

Feeds