Jika Diperlukan APDL Jawa Barat Siap Turun

MENJENGUK : APDL Jawa Barat saat menjenguk ke rumah korban perilaku brutal gara-gara mabuk. (foto: TOHA/RADAR SUMEDANG)

MENJENGUK : APDL Jawa Barat saat menjenguk ke rumah korban perilaku brutal gara-gara mabuk. (foto: TOHA/RADAR SUMEDANG)

POJOKBANDUNG.com, CIMANGGUNG – Sempat viral dimedia sosial saat lantaran dianiaya pelaku dalam keadaan mabok di angkringan pecel lele  Dika (33) warga Dusun Sukamaju RT 02/09, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung mendapat bantuan oleh Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL).


Ketua Umum APDL Jawa Barat, Sri Agustini pihaknya datang kerumah korban pemukulan untuk melihat kondisinya karena secara kebetulan korban merupakan penyandang korban disabilitas.

“Bantuan yang kami berikan berupa bahan pangan, alat prokes, pakaian, obat-obatan, dan perlengkapan mandi,” terang Sri.

Sri menambahkan, jika dibutuhkan pihaknya akan melakukan tauma healing, karena pada  umumnya korban kerap merasa seakan mengalami kembali kejadian tersebut.

“Korban akan terus teringat hingga mengalami mimpi buruk, dan menghindari hal yang berhubungan dengan kejadian traumatis tersebut maka jika di perlukan akan dilakukan trauma healing,” ucapnya.

Ia meyebutkan, trauma healing adalah proses penyembuhan pascatrauma yang dilakukan agar seseorang dapat terus melanjutkan hidupnya tanpa bayang-bayang kejadian tersebut.

Diberitakan sebelumnya sebuah video dimana terlihat seorang pemuda memukuli penyandang disabilitas secara bertubu-tubi viral di Youtube akhirnya di tangkap jajaran Polsek Cimanggung.

Dalam video yang beredar di media sosial tersebut, aksi tidak berperi kemanusiaan pemuda yang memukuli, bahkan menendang seorang penyandang disabilitas, yang tidak bisa berjalan, diperkirakan terjadi di sebuah warung pecel lele wilayah hukum Polsek Cimanggung.

Dalam video berdurasi 2 menit 56 detik itu, awalnya terlihat seorang disabilitas tengah diberi makan di sebuah warung pecel lele.

(tha)

Loading...

loading...

Feeds