Puluhan Ribu Siswa Kesulitan Membaca dan Menulis

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Akibat Pembelajaran menggunakan metode daring ditengah pendemi Covid 19 di Kabupaten Cianjur. Sejumlah siswa siswi SD mengalami kesulitan membaca dan menulis.


Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Kabupaten Cianjur Himam Haris mengungkapkan, sekitar 32 ribu siswa SD di Kabupaten Cianjur mengalami kesulitan membaca dan menulis. Mayoritas siswa yang kesulitan membaca dan menulis di tahun ajaran baru 2020-2021, baru menginjak kelas 1 SD.

Sejak awal tahun ajaran baru siswa- siswi tersebut tidak mendapatkan metode pembelajaran langsung. Sehingga diberikan metode pembelajaran daring yang dinilai kurang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis.

“Menurut data total Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Cianjur berjumlah 1.230. Dalam satu sekolah rata-rata 30 siswa yang kesulitan membaca dan menulis, jika ditotalkan keseluruhan ada kurang lebih 32 ribu siswa yang kesulitan membaca dan menulis. Kebanyakan mereka siswa yang baru masuk sekolah SD di masa pandemi,” katanya kepada Radar Cianjur, Rabu (03/03/2021).

Plt Kadis berujar, peran orangtua dinilai kurang selama berlangsungnya metode pembelajaran daring.

“Si anak ini kebanyakan belajar sendiri sehingga sulit memahami pembelajaran seperti menulis dan membaca,” terangnya.

Lanjut Himam karena kesibukan berbagai aktivitas dan pekerjaan orangtuanya sehingga tidak fokus memperhatikan pembelajaran anaknya.

Diakui pihaknya saat ini sedang berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan cara mengimbau kepada semua sekolah agar para guru membentuk dan melakukan kunjungan ke kelompok siswa.

“Untuk Guru atau wali kelas khususnya yang mengajar kelas 1 SD lebih memperhatikan lagi Siswa- siswinya. Agar kualitas pendidikan di Kabupaten Cianjur tidak menurun meski ditengah Pendemi Covid 19,” tandasnya.

(cr1)

Loading...

loading...

Feeds