Dua Orang Tersangka Masih Buron

SUASANA: Kantor Satuan Resort Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

SUASANA: Kantor Satuan Resort Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya Padalarang – Purwakarta pada Minggu (28/2/2021) lalu.


Bentrokan yang terjadi antara XTC dan Moonraker tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia atas nama  Muhammad Rahadiansyah (20).

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro menjelaskan, sebelumnya pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang secara intensif.

“Kami telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dan kami tahan di Rutan Polres Cimahi,” kata Yohannes saat ditemui di Mapolres Cimahi, Selasa (2/3/2021).

Ia menambahkan, pelaku penganiayaan yang telah ditetapkan sebagai tersangka tersebut merupakan pelaku penusukan dengan menggunakan senjata tajam juga pemukulan.

“Ada pelaku utama yang memang menusuk korban di TKP, ada yang memukul korban sekali dua kali dan melakukan pembakaran sepeda motor,” tuturnya.

Ia menegaskan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan pengejaran terhadap dua orang terduga pelaku yang masih buron. Oleh karena itu, tidak menutup kemungkinan tersangka bakalan bertambah.

“Kita meminta keduanya untuk menyerahkan diri,” katanya.

Yohannes mengimbau, kedua kelompok bermotor itu untuk tidak melakukan aksi balasan. Pasalnya, saat ini sudah ditangani pihak kepolisian.

“Kami sudah mengamankan pelakunya, biarlah proses hukum yang berjalan. Untuk keluarga korban, kami ikut belasungkawa,” pungkasnya.

(kro/b)

Loading...

loading...

Feeds