Berharap MUI Tidak Terpengaruh Arus Politik

PIDATO: Pelaksana Tugas (Plt.) Walikota Cimahi Ngatiyana dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi, kemarin. (foto: HABIBI/ RADAR BANDUNG)

PIDATO: Pelaksana Tugas (Plt.) Walikota Cimahi Ngatiyana dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi, kemarin. (foto: HABIBI/ RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi Ngatiyana meminta MUI untuk memposisikan dirinya sebagai mitra pemerintah yang berdiri diatas semua kelompok dan golongan sehingga dapat memandu umat agar mendukung program-program pembangunan sesuai dengan visi pembangunan Kota Cimahi yaitu menuju Cimahi Baru yang Maju, Agamis dan Berbudaya.


“Diharapkan untuk MUI agar tidak terjun ataupun terlena ataupun ikut di dalam kancah politik. Saya harapkan MUI ini benar-benar jangan terpengaruh dengan politik. Jadi penting artinya bagi MUI ini untuk menjalankan tupoksinya sebagai penyejuk agama. Nah ini mudah-mudahan bisa dikabulkan,” ujar Ngatiyana dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi, kemarin.

Ia menyampaikan, forum Rakerda MUI ini merupakan momentum yang baik bagi MUI Kota Cimahi untuk melakukan refleksi, evaluasi sekaligus perencanaan program/kegiatan untuk mewujudkan fungsi MUI bagi ummat.

Selanjutnya ia juga menyampaikan, harapannya agar MUI Kota Cimahi dapat menjalankan visi dan misinya secara konsisten, serta senantiasa memberikan bimbingan dan tuntunan bagi umat Islam dalam mewujudkan kehidupan beragama dan bermasyarakat yang diridhoi Allah SWT.

“Hari ini MUI Kota Cimahi masa bhakti 2017-2022 melaksanakan Rakerda untuk tahun 2021. Nah dari pelaksanaan Rakerda ini diharapkan mudah-mudahan MUI Kota Cimahi akan menghasilakan rancangan-rancangan atau rencana kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Kota Cimahi,” ujarnya.

Ditambahkan Ngatiyana, Pemerintah Daerah Kota Cimahi sangat mengharapkan peran dan bantuan MUI serta semua pihak termasuk para pemuka agama serta tokoh masyarakat dalam memberikan kontribusi dan partisipasi aktif dan nyata dalam mengatasi berbagai krisis dan tantangan yang kita hadapi.

Oleh karena itu, MUI dan para pemuka agama sekalian diharapkan mampu menjaga ketenangan dan kejernihan dalam bertindak dan berpikir, sehingga dapat memandu masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan isyu-isyu yang menghasut masyarakat, dan mampu mengatasi dan memandang persoalan hidup dengan bijaksana.

“Saya harapkan MUI ini menjadi panutan khususnya bagi ummat muslim dan juga menjadi teladan bagi masyarakat khususnya warga Kota Cimahi. MUI juga seyogyanya dapat berfungsi sebagai penyejuk, yang memberikan rasa damai, tenteram, sejahtera di tengah ummat,” imbuh Ngatiyana.

Terakhir, Ngatiyana menghimbau kepada MUI agar dapat meningkatkan perannya dalam melayani umat sekaligus menjadi mitra Pemerintah dalam berbagai bidang, sesuai tugas pokok dan fungsi komisi-komisi yang ada dalam lembaga/badan dilingkungan Majelis Ulama Indonesia.

(bie/b)

Loading...

loading...

Feeds

ITB Gelar Virtual Job Fair 21-27 Oktober 2021

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-  ITB melalui unit di bawah Direktorat Kemahasiswaan, ITB Career Center kembali mengadakan bursa kerja (job fair). Bursa kerja …