Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

ANTRE: Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandung sedang antre untuk di vaksin. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

ANTRE: Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bandung sedang antre untuk di vaksin. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat.


“Setelah vaksin ini, saya tetap melakukan kegiatan. Tapi kegiatan tidak terlalu berat,” ujar Yana kepada wartawan, Selasa (2/2/2021).

Yana divaksin bersamaan dengan 350 ASN di lingkungan Pemkot Bandung lainnya dan beberapa anggota dewan.
Sebelum disuntik vaksin, Yana mengaku menjalani screening. Seperti tes gula darah dan ters tekanan darah.
Setelah dinyatakan bisa menerima vaksin, Yana akhirnya disuntik vaksin.

“Setelah divaksin saya agak ngantuk, lapar dan pegal-pegal.
Padahal saya udah diingatkan untuk tidur cukup dan sarapan sebelum divaksin. Tapi tidak tahu mengapa, ini kok lapar ya,” kata Yana.

Yana mengingatkan warga untuk mau menerima vaksin ini. Karena vaksin ini bukan hanya untuk kebaikan diri sendiri, namun untuk membentuk herd imunity.

“Vaksin ini bukan hanya untuk pribadi kita aja. Tapi harus kita perhatikan juga orang-orang di sekeliling kita,” tuturnya.Ditemui terpisah, Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Aris Supriatna mengatakan, drinya juga mengalami efek yang sama dengan Yana, yaitu agak mengantuk, namun tidak pegal-pegal.”Hanya sedikit pusing saja,” katanya.

Menurut Aris tidak semua Anggota DPRD Kota Bandung mendapatkan vaksin hari ini. Karena ada beberapa diantaranya yang harus melalui tes kesehatan.

“Tapi sepertinya, mereka akan menyusul pada gelombang selanjutnya,” tambahnya.

Aris mengaku, bersedia mendapatkan vaksin karena sebagai bentuk ikhtiar.

“Untuk sementara ini, salah satu upaya agar mencegah penyebaran virus covid-19 adalah dengan vaksin,” tuturnya.

Aris mengatakan, ke depan kemungkinan dirinya akan melakukan sosialisasi terkait vaksin ini kepada masyarakat saat melakukan reses.

“Kalau kita menyosialisasikan vaksin ini, kan harus sudah ada vaksinnya. Sementara sekarang jumlah vaksin terbatas, didistribusikan ya juga dengan bertahap,”terangnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …