Tempat Mengadu sebelum Ada Bupati

DILANTIK : Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jabar Asep Sukmana dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Bandung di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (1/3/2021). (dok Humas Jabar)

DILANTIK : Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jabar Asep Sukmana dilantik sebagai Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Bandung di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (1/3/2021). (dok Humas Jabar)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum melantik Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jabar Asep Sukmana sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, Senin (1/3/2021).


Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jabar Nomor 821:/Kep.117-BKD/2021. Asep Sukmana menggantikan Tisna Umaran yang saat ini menjalankan tugas sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati Kabupaten Bandung selama tiga bulan kedepan.

Uu berpesan kepada Asep Sukmana untuk menjaga integritas sebagai Aparatur Sipil Negera (ASN), amanah, dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Selain itu, Asep harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak. Mulai dari perangkat pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung sampai DPR Daerah Kabupaten Bandung.

“Saya berpesan bahwa yang namanya Sekda adalah sebagai koordinatornya para ASN di lingkungan pemerintah daerah. Oleh karena itu, bangun komunikasi yang dibutuhkan oleh para kepala dinas,” ucapnya.

“Dengan hadirnya Sekda ini harus diperhatikan jangan sampai seolah-olah para kepala dinas tidak ada tempat mengadu, tidak ada tempat curhat, dan tidak ada tempat menyampaikan permasalahan, tidak ada solusi,” imbuhnya.

Asep Sukmana mengatakan selama dua pekan kedepan, pihaknya akan terlebih dahulu meminta informasi kepada perangkat daerah yang ada mengenai hal-hal yang perlu diselesaikan, diantisipasi dan yang perlu segera diselesaikan.

“Kita sudah mau masuk proses perencanaan 2022. Sekarang kita juga sedang proses refocusing anggaran. Mudah-mudahan ini bisa diselesaikan dalam waktu cepat,” katanya.

“Mudah-mudahan sebelum bupati definitif, ada Pj bupati dulu yang ditunjuk oleh pemprov yang berkoordinasi Kemendagri, barulah kita boleh melaksanakan open biding,” pungkas Asep.

(fik/b)

Loading...

loading...

Feeds