Retana Kabupaten Cianjur Digaji Rp100 Ribu per Bulan

ILUSTRASI: Relawan Tanggap Bencana (Retana) Kabupaten Cianjur hanya diberi upah Rp100 ribu per bulan. (foto : IST)

ILUSTRASI: Relawan Tanggap Bencana (Retana) Kabupaten Cianjur hanya diberi upah Rp100 ribu per bulan. (foto : IST)

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Upah Minimum Regional (UMR) Relawan Tanggap Bencana (Retana) Kabupaten Cianjur tergolong kecil. Menurut data yang dihimpun, jumlah anggota Retana di Kabupaten Cianjur sebanyak 1.832 orang yang tersebar disetiap kecamatan dan desa.


Sekertaris BPBD Kabupaten Cianjur, Moch Irfan Sofyan mengatakan sesuai peraturan provinsi telah ditetapkan upah dan dapat menetapkan juga upah minimum kabupaten atau kota dengan syarat tertentu, yang nilainya harus lebih tinggi dari upah minimum provinsi.

“Berdasarkan kesepakatan sebelumnya ketika di kukuhkan mereka siap berkerja meski hanya menerima gaji Rp100.000 setiap bulannya,” katanya kepada Radar Cianjur melalui sambungan telpon, Senin (01/03/2021).

Moch Irfan Sofyan menambahkan, Retana saat ini menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di Kabupaten Cianjur. Dengan keberadaan para relawan tersebut sangat membantu dilapangan.

“Kami juga sebenarnya tidak tega memberikan upah sebesar Rp100.000/perbulan. Karena keuangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini terbatas. Kami pun berharap ada tambahan dari dana desa (DD). Karena di masing-masing Desa mereka ditugaskan, ” ujarnya.

Lanjut Irfan hingga kini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur. Setelah mendapatkan surat rekomendasi Bupati Cianjur yang membolehkan untuk mendapatkan tambahan bantuan dari dana desa (DD).

“Kami telah sepakat dengan pak kepala dinas DPMD Kabupaten Cianjur, agar kedepannya Desa-desa menyisihkan dana Desanya untuk upah tenaga Retana sebanyak 5 orang tenaga retana yang bertugas dimasing-masing desanya, ” ungkapnya.

Namun karena saat ini situasi dan kondisi keuangan sedang difokuskan ke penanggulanan bantuan langsung tunai (BLT) pandemi Covid-19.

Mudah-mudahan setelah dilantik pak Bupati bisa lebih ada tindak lanjut lagi, ” tandasnya.

(cr1)

Loading...

loading...

Feeds