Lestarikan Pengembangan Kerukunan Umat Beragama

MEMANTAU: Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pasar Melong, Kota Cimahi, Rabu (24/2/2021). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

MEMANTAU: Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pasar Melong, Kota Cimahi, Rabu (24/2/2021). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi bakal optimalkan pencanangan desa sadar kerukunan. Itu dilakukan sebagai upaya dalam menciptakan daerah yang kondusif.


Meski luas wilayahnya terbilang kecil, namun beragaman budaya, suku, ras, agama dan kepercayaan di Cimahi saat ini, perlu jadi perhatian khusus.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cimahi, Ngatiyana, kondisi keberagaman ini sedikit banyak akan berpengaruh terhadap kondisi sosial kemasyarakatan di Kota Cimahi. Atas dasar itu, keberadaan “Desa Sadar Kerukunan” diharapkan mampu jadi patokan agar kondusifitas daerah tetap terjaga.

“Semakin hari tantangan sosial kemasyarakatan bisa saja terus meninggi. Bila masyarakat kita rukun, maka kita memiliki energi yang besar untuk bekerjasama meningkatkan kesejahteraan,” kata Ngatiyana, saat mengisi kegiatan Focused Group Discussion (FGD) Pencanangan Desa Sadar Kerukunan, di Jalan Kolonel Masturi, Cipageran, Kota Cimahi pada Rabu (24/02/2021).

Seperti diketahui, program desa sadar kerukunan umat beragama ini merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Pusat yang bertujuan melestarikan pengembangan kerukunan umat beragama di daerah.

Dalam hal ini, pemerintah pusat melalui Kemenag di tingkat Kota/Kabupaten mempercayakan FKUB setempat untuk melaksanakan kegiatan pencanangan desa sadar kerukunan agar bisa dinikmati dan dirasakan kemaslahatannya oleh masyarakat di daerah tersebut, termasuk di Kota Cimahi, di mana semangat pluralisme dan toleransi antar umat beragama bisa dijalankan dengan baik.

“Adapun tujuan dari pencanangan desa sadar kerukunan yaitu, untuk menumbuh-kembangkan kesadaran serta kepedulian seluruh komponen masyarakat agar dapat memahami perannya dalam memelihara kerukunan umat beragama,” tuturnya.

(bie/b)

Loading...

loading...

Feeds