PPKM Skala Mikro Tahap Dua Dimulai Hari Ini

RAPAT KORDINASI: Plt Walikota Cimahi Ngatiyana saat melakukan rapat kordinasi terkait PPKM skala mikro kota Cimahi, belum lama ini. (foto : IST)

RAPAT KORDINASI: Plt Walikota Cimahi Ngatiyana saat melakukan rapat kordinasi terkait PPKM skala mikro kota Cimahi, belum lama ini. (foto : IST)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Melihat hasil evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro tahap pertama yang dianggap berhasil membuat Pemerintah Kota Cimahi alan melaksanakan perpanjangan tahap dua selama 14 hari ke depan mulai 23 Februari sampai 8 Maret 2021.


Plt Walikota Cimahi Ngatiyana mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi, pelaksanaan PPKM skala mikro tahap I pada 8 sampai 22 Februari dianggap berhasil menekan penyebaran kasus COVID-19.

“Kita mengadakan PPKM skala mikro tahap I setelah dievaluasi dan instruksi Mendagri maka PPKM skala mikro dilanjutkan ke tahap II untuk 14 hari ke depan,” ungkap Ngatiyana kepada wartawan, Senin (22/2/2021).

Ngatiyana mengungkapkan, untuk PPKM skala mikro tahap dua, pihaknya akan memperketat pengawasan penyebaran COVID-19 di tingkat RT. Selain itu mereka juga akan mengawasi dan memonitor perkembangan pasien COVID-19 yang masih menjalani isolasi mandiri.

“Evaluasi kemarin dari segi operasionalnya, dalam arti perlu ditingkatkan lagi mobilitas Satgas COVID-19 di tingkat RT dan RW. Untuk yang isolasi mandiri kita pantau perkembangannya setiap hari,” katanya.

Selain itu berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan, persebaran kasus COVID-19 tingkat RT di Cimahi terbagi menjadi beberapa zona. Rinciannya 1.587 RT masuk zona hijau, 140 RT masuk zona kuning, dan satu RT masuk zona oranye.

Sementara jika melihat sebaran COVID-19 pada tingkat rumah, ada sebanyak 163 rumah yang masih memiliki kasus positif COVID-19 dengan jumlah jiwa mencapai 252 orang.

“Kalau untuk RT yang zona merah enggak ada. Lalu ada 252 orang yang positif dan menjalani isolasi mandiri,” jelasnya.

Ngatiyana menyebutkan saat ini Kota Cimahi berada di zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19. Hal itu karena ada penurunan angka positif COVID-19.

“Saat ini Cimahi masuk zona kuning penyebaran COVID-19, memang ada yang positif dan masih isolasi mandiri, tapi jumlahnya menurun drastis dan yang sembuh semakin banyak,” tegasnya.

(bie/b)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …