PT KCIC Lakukan Antisipasi Banjir di Sekitar Wilayah Proyek KCJB

PEMBANGUNAN: Sejumlah pekerja sedang beraktivitas di area proyek pembangunan lintasan dan terowongan kereta cepat Jakarta-Bandung 
(foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

PEMBANGUNAN: Sejumlah pekerja sedang beraktivitas di area proyek pembangunan lintasan dan terowongan kereta cepat Jakarta-Bandung (foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – PT KCIC lakukan pencegahan banjir di sekitar lingkungan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB). Antisipasi tersebut telah dilakukan sejak awal tahun 2021.


Direktur Utama PT KCIC, Chandra Dwiputra mengatakan, beberapa pekan ini curah hujan semakin meningkat, sehingga sebagian wilayah di Jakarta dan sekitarnya berpotensi mengalami banjir.

“Berbekal pengalaman bencana banjir di awal tahun 2020 lalu yang melanda hampir seluruh wilayah Jawa khususnya Jakarta, tim Poyek KCJB bergerak cepat mengambil sejumlah langkah pencegahan banjir dan longsor di sekitar lingkungan proyek.” kata Chandra.

Pihaknya mengklaim, diawal awal tahun ini seluruh jajaran kontraktor proyek KCJB yakni WIKA, Sinohydro, serta CREC, bergerak cepat melakukan penanggulangan bencana dengan membangun infrastruktur tambahan, sekaligus meningkatkan kualitas saluran drainase di sepanjang proyek.

Selain itu, lanjut Chandara, di tahun sebelumnya (2020) kontraktor proyek KCJB pun turut membantu dalam membersihkan daerah aliran sungai di sekitar lokasi proyek.

“Kita secara berkala, bantu juga perbaiki sistem drainase jalan tol dari timbunan sampah dan lumpur yang berpotensi menyumbat aliran air. Itu dilakukan agar ketika debit air meningkat masih bisa tertampung,” ungkapnya.

Agar tetap terpantau, memasuki musim hujan sekarang ini, pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan di area proyek dengan menyiagakan sejumlah personel patroli dan alat pompa untuk memitigasi potensi banjir di sekitar lingkungan proyek, terutama di sepanjang Jalur Tol Cikampek dan Purbaleunyi.

“Berbagai tindakan pencegahan tersebut merupakan fokus kami saat ini untuk menjaga lingkungan di area proyek dan sekitarnya. Kami memastikan agar semua dapat dikendalikan dengan baik, termasuk dapat menangani secara komprehensif untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem”, tuturnya.

Langkah yang dilakukan oleh PT KCIC tersebut, sejalan dengan arahan Pelaksana Gugus Tugas Khusus Pengendalian Perizinan dan Pengawasan Kegiatan Terhadap Pemanfaatan Bagian Jalan Tol.

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Khusus, Hadrianus Bambang Nurhadi menghimbau, seluruh stakeholder untuk bersama-sama memperhatikan lingkungan guna mencegah banjir.

Menurutnya, banjir saat ini terjadi karena kondisi cuaca ekstrem akibat climate change, perlu penanganan komprehensif yang melibatkan semua stakeholder terkait dengan masalah sumber daya air.

“Perubahan dari tata guna lahan yang mengarah ke pemukiman dan area bisnis sangat berkembang dengan pesat sehingga pembangunan infrastruktur khususnya untuk drainase lingkungan perlu mendapat perhatian, seperti pada seperti Kali Jambe, Kali Cakung dan lainnya,” Ujar Hadrianus.

(gat)

Loading...

loading...

Feeds

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …

Rina Gunawan Meninggal Dunia

Rina Gunawan, istri dari Teddy Syach dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Selasa (2/3). Kabar duka tersebut dibenarkan sang manajer.

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …