Penegakkan Hukum Harus Tegas dan Adil!

Penulis: Selamet Lumban Gaol.SH. Mkn Penasihat Hukum Korban dari Univ.Dirgantara Marsekal Surya Darma


POJOKBANDUNG.com – Sehubungan dengan surat kami tanggal 10 Nov 2020 ke Dit.Reskrimsus Polda Jabar. Perihal Permohonan Perlindungan Hukum dan Keadilan. Bahwa Kami Selaku Penasihat Hukum Keluarga Korban Malpraktek Pasien BPJS Kesehatan Menyampaikan Sbb :

1. Bahwa Permohonan Laporan informasi nomor LI/260/VII/2020/Dit.Reskrimsus tanggal 30 Juli 2020 Tersebut ditingkatkan menjadi penyidikan karena adanya dugaan malpraktek tenaga kesehatan di  rumah sakit tersebut (dokter dan perawat) yang berakibat meninggalnya pasien BPJS yang dirawat meninggal dunia seketika.

2. Kami menyampaikan usul/pendapat demi efektifnya penyidikan tetsebut demi menegakkan keadilan bagi keluarga korban, antara lain agar kiranya Dit.Reskrimsus Polda Jabar berkenan menyita rekam medis No. 0927495 Milik pasien. BPJS Kesehatan di RS.PMI Bogor tersebut agar tidak terjadi penyalahgunaan oleh pihak ketiga.

3. Mendatangkan, memeriksa, atau mendengarkan keterangan Saksi Ahli mengenai Pendapat/ Opininya dari Kalangan Akademis Kedokteran, Kesehatan, dan Farmakologi serta Saksi Ahli Hukum Perdata/Pidana yang Independen dari Perguruan Tinggi antara lain Universitas Pajajaran. ( Unpad) , Universitas Maranatha. Universitas Airlangga ( Unair ) , Universitas Diponegoro ( Undip) , Universitas Jend.Soedirman ( Unsoed) . Guna Memeriksa , Mengkaji, Meneliti, Membedakan dan Menilai Serta Memberikan Pendapat / Keterangan Ahli sesuai dengan Keahliannya masing – masing atas hal antara lain sbb : Tentang Keabsahan dan Eksistensi Rekam Medis RS. PMI No. 0927495 Milik Almarhumah Pasien BPJS Kesehatan tersebut baik Rekam medis lengkap maupun Resume Rawat inap oleh Ahli Rekam Medis.

Tentang reaksi cairan 60 mililiter yang disuntikkan oleh Perawat Asti Lestari ke tubuh almarhumah Pasien BPJS Kesehatan ke dalam tubuh korban yang diduga memicu serangan jantung hingga mengakibatkan meninggal dunia.

Pihaknya berharap agar pihak Kepolisian dapat mengundang Saksi Ahli dari kalangan akademis dibandingkan atas rekomendasi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Agar pendapat yang disampaikan objektif , sesuai dengan fakta atas nama kebenaran dan keadilan, supaya tidak ada pertimbangan toleransi karena sama -sama berprofesi dokter.

Demikian permohonan ini kami sampaikan sesuai motto Polri yang Promoter (Profesional, Modern, Terpercaya ). Agar keluarga pasien yang ditinggalkan almarhumah mendapatkan keadilan. Semoga permasalahan tersebut mendapatkan perhatian Bapak Kapolda Jabar untuk mendapatkan penyelesaian hukum yang adil dan benar. Mengingat penangganan laporan  tersebut terkesan berbelit-belit prosedurnya di dalam memanggil Saksi Ahli Kesehatan, Kardiologi, Farmakologi, Saksi Ahli Hukum Kesehatan, Saksi Ahli Hukum Pidana,  Saksi Ahli hukum Kesehatan,  Saksi Hukum Perdata dan Saksi Hukum Pidana.

Sebelumnya pernyataan Komjen Listyo Sigit Prabowo,  sebagai Kapolri dalam Uji Kelayakan atau fit and proper test dengan Ketua Komisi III DPR-RI, mengatakan kedepannya tidak boleh lagi  penegakkan hukum tajam ke bawah tumpul keatas, penegakkan hukum tidak memakai kaca mata kuda, tapi melihat konteks masalah  dan memperhatikan aspek sosial kemasyarakatan.

Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor menegaskan sudah merupakan kewajiban aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum secara tegas dan adil. Berdasarkan hal itu ia mengungkapkan tidak diperbolehkan bertindak semena-mena dan melanggar hukum yang merugikan masyarakat.

Presiden mengingatkan aparat penegak hukum pun harus mengikuti aturan hukum, melindungi HAM dan menggunakan kewenangannya secara wajar dan terukur. Presiden Jokowi juga menegaskan Indonesia merupakan Negara Hukum, oleh karena itu hukum harus dipatuhi dan ditegakkan untuk melindungi kepentingan masyarakat , bangsa dan Negara.

(pjk)

 

 

Loading...

loading...

Feeds

Belajar Madu di Kedai Lebah

POJOKBANDUNG.com, RANCABALI – Tak hanya menyiapkan sajian madu asli, Kedai Lebah di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali Kabupaten Bandung juga memberikan edukasi …