Dewa United Esports Wadahi Komunitas Disabilitas

David Selaku CEO Dewa United Esports. Foto: Dokumentasi Dewa United Esports

David Selaku CEO Dewa United Esports. Foto: Dokumentasi Dewa United Esports

POJOKBANDUNG.com – Dewa United Esports melakukan gebrakan  besar dengan menggelar turnamen bertajuk Battle of Gods.


Gelaran dengan total hadiah Rp 150juta ini berlangsung sejak 4 Februari hingga 18 Februari 2021.

Gelaran Battle of Gods diadakan di sembilan kota besar di Indonesia. Diantaranya, Jakarta, Tangerang, Bandung, Solo, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Palembang.

Dalam turnamen ini, perhatian lebih ditunjukan Dewa United Esports kepada penyandang disabilitas diberbagai daerah.

Bahkan, Dewa United Esports melakukan road show ke sembilan kota untuk menyosialisasikan olah raga esports ke komunitas-komunitas disabilitas.

“Kami mengunjungi Yayasan Pembina Anak Cacat (YPAC) di Jakarta, Palembang, Bandung, Solo, Makassar dan Surabaya,” tutur selaku CEO Dewa United David, Kamis 18 Februari 2021.

“Kami mengajak teman-teman disabilitas yang memiliki minat di olah raga esports untuk ikut turnamen Battle of Gods,” lanjutnya.

Dalam turnamen Battle of Gods, terdapat satu kategori khusus untuk teman disabilitas, yaitu PUBG Mobile Mode Solo. Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo menyediakan 100 slot peserta untuk teman disabilitas.

Menariknya, teman-teman disabilitas sangat antusias dengan turnamen ini. Tanpa menunggu lama 100 slot tersebut langsung terisi full.

Untuk kategori ini Juara satu dimenangkan oleh Muhammad Rafi Sandi (Jakarta),  juara dua diraih oleh Jarot Adrianto Putra, (Makassar), dan juara tiga dimenangkan oleh Andreas Deux Talitakum (Bali).

Ketiga pemenang Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo langsung dihadirkan dalam acara launching tim Dewa United Esports di JHL Solitaire Hotel.

Pada kesempatan tersebut para pemenang menceritakan pengalaman mereka saat mengikuti Battle of Gods PUBG Mobile Mode Solo.

“Awalnya saya mengikuti kompetisi ini karena sudah kenal tim Dewa United Esports. Saya yakin saya bisa menang di kompetisi ini,” ujar Muhammad Rafi Sandi.

Rafi juga mengapresiasi Dewa United Esports yang memberikan kesempatan kepada teman disabilitas untuk mengikuti kompetisi dan mengembangkan diri di olahraga esports.

“Kompetisi ini keren. Menurut saya ini kompetisi esports pertama yang mewadahi teman-teman disabilitas,” tambah Rafi.

Senada dengan Rafi, Jarot Adrianto Putra juga sangat senang dengan kepedulian pihak Dewa United Esports, karena sudah memberikan teman-teman disabilitas untuk mengikuti Battle of Gods.

“Saya mengikuti esports sejak tiga tahun lalu. Semasa sekolah saya sudah bermain game. Saya sangat mengapresiasi event ini. Terimakasih sudah memberikan kesempatan untuk teman-teman disabilitas,” papar Jarot.

Andreas Deux Talitakum sebagai juara tiga juga tidak menampik Battle of Gods merupakan kompetisi esports pertama yang memiliki kategori disabilitas.

Andreas berharap kompetisi untuk teman disabilitas tetap diadakan untuk ke depannya.

“Belum ada wadah untuk kami teman disabilitas di bidang esports. Ini yang pertama kali diadakan di Indonesia oleh Dewa United Esports. Semoga semakin banyak wadah yang diberikan untuk kami. Semoga Dewa United Esports semakin berkembang dan maju,”kata Andreas.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds

24 Preman Tanjung Priok Digaruk Polisi

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Jajaran Satuan Reserse Polres Metro Jakarta Utara menangkap 24 preman yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) di …