Seorang Pria Tewas Mengenaskan Diduga Bermula dari Dendam

MENGGUNAKAN : Salah seorang pelaku pembunuhan terpaksa menggunakan kursi roda karena mengalami luka tembak. (foto: Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

MENGGUNAKAN : Salah seorang pelaku pembunuhan terpaksa menggunakan kursi roda karena mengalami luka tembak. (foto: Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Seorang pria ditemukan tewas mengenaskan di sebuah area persawahan Blok Babakan Harja RW 17 Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung.  Korban IW (33) mengalami tindak kekerasan dengan jumlah luka kurang lebih ada sepuluh dan kondisi lukanya cukup lebar.


Tak butuh waktu lama, lima pelaku berhasil dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polresta Bandung, dimana salah satunya terpaksa diberi tindakan tegas terukur karena melawan saat akan dilakukan penangkapan. Adapun pelaku yang terlibat yaitu AK, AG, SI, AS dan NK.

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan motif yang melatarbelakangi tindakan keji itu adalah para pelaku mengaku dendam kepada korban. Karena korban sering memalak atau meminta secara paksa dan selalu meresahkan masyarakat.

“Mereka ini berteman dengan korban, sering ngumpul sama-sama, ada perbuatan yang membuat para pelaku ini dendam kepada korban. Berdasarkan track record kira-kira seperti itu (pelaku preman), residivis,” tutur Hendra.

Pelaku AK berhasil ditangkap dalam kurun waktu kurang dari satu hari, tepatnya pukul 09.00 WIB di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Majalaya. Setelah itu, pihak kepolisian langsung melakukan interogasi dan diketahui AK telah membacok korban.

Selanjutnya pada Senin (15/2/2021) pukul 04.00 WIB, dua pelaku lainnya yaitu AG dan SI berhasil ditangkap di wilayah Kabupaten Sumedang, dan diketahui bahwa dua tersangka itu juga turut serta dalam aksi kejahatan tersebut, yaitu ikut mengejar korban sembari membawa sajam jenis golok tapi tidak senjata tajam itu tidak digunakan untuk membacok.

Tersangka selanjutnya yaitu AS ditangkap pukul 09.00 WIB Kecamatan Cibiru Kota Bandung, dan diketahui bahwa tersangka AS membacok korban sebanyak tiga kali kearah bagian sebelah kiri kepala dan juga membacok sebanyak satu kali kearah mulut korban. Selanjutnya pada pukul 11.00 WIB, satu tersangka lainnya yaitu NK juga berhasil ditangkap di wilayah Sumedang, dan diketahui tersangka membacok dengan menggunakan sajam jenis golok sebanyak 3 (tiga) kali kearah punggung korban.

“Pasal yang dikenakan yaitu 170, secara bersama-sama mengakibatkan meninggal, ancamannya 20 tahun penjara,” pungkas Hendra.

(fik/b)

Loading...

loading...

Feeds