Tukang Palak Dibantai Ramai-ramai oleh Lima Preman di Cileunyi

MENGGUNAKAN : Salah seorang pelaku pembunuhan terpaksa menggunakan kursi roda karena mengalami luka tembak.

MENGGUNAKAN : Salah seorang pelaku pembunuhan terpaksa menggunakan kursi roda karena mengalami luka tembak.

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Seorang pria ditemukan tewas mengenaskan di sebuah area persawahan Block Babakan Harja RW 17 Desa Cileunyi Kulon Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Lima pelaku berhasil dibekuk oleh jajaran Satreskrim Polresta Bandung, dimana salah satunya terpaksa diberi tindakan tegas terukur karena melawan saat akan dilakukan penangkapan.


Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan korban IW (33) mengalami tindak kekerasan dengan jumlah luka kurang lebih ada sepuluh dan kondisi lukanya cukup lebar. Adapun pelaku yang terlibat yaitu AK, AG, SI, AS dan NK.

“Salah satu pelaku adalah DPO kasus pembunuhan sebelumnya tahun 2019,” ujar Hendra saat ekpos di Mapolresta Bandung, Soreang, Selasa (16/2).

Adapun motif yang melatarbelakangi tindakan keji itu adalah para pelaku mengaku dendam kepada korban. Karena korban sering memalak atau meminta secara paksa dan selalu meresahkan masyarakat.

“Mereka ini berteman dengan korban, sering ngumpul sama-sama, ada perbuatan yang membuat para pelaku ini dendam kepada korban. Berdasarkan track record kira-kira seperti itu (pelaku preman), residivis,” tutur Hendra

Pelaku AK berhasil ditangkap dalam kurun waktu kurang dari satu hari, tepatnya pukul 09.00 WIB di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Majalaya. Setelah itu, pihak kepolisian langsung melakukan interogasi dan diketahui AK telah membacok korban.

Selanjutnya pada Senin (15/2) pukul 04.00 WIB, dua pelaku lainnya yaitu AG dan SI berhasil ditangkap di wilayah Kabupaten Sumedang, dan diketahui bahwa dua tersangka itu juga turut serta dalam aksi kejahatan tersebut, yaitu ikut mengejar korban sembari membawa sajam jenis golok tapi tidak senjata tajam itu tidak digunakan untuk membacok. Tersangka selanjutnya yaitu AS ditangkap pukul 09.00 WIB Kecamatan Cibiru Kota Bandung, dan diketahui bahwa tersangka AS membacok korban sebanyak tiga kali kearah bagian sebelah kiri kepala dan juga membacok sebanyak satu kali kearah mulut korban. Selanjutnya pada pukul 11.00 WIB, satu tersangka lainnya yaitu NK juga berhasil ditangkap di wilayah Sumedang, dan diketahui tersangka membacok dengan menggunakan sajam jenis golok sebanyak 3 (tiga) kali kearah punggung korban.

“Pasal yang dikenakan yaitu 170, secara bersama-sama mengakibatkan meninggal, ancamannya 20 tahun penjara,” pungkas Hendra.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …