Dorong Pemuda Ikuti Program Petani Milenial

ILUSTRASI: Seorang petani muda tengah mengecek kondisi tanamanya (foto : IST)

ILUSTRASI: Seorang petani muda tengah mengecek kondisi tanamanya (foto : IST)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi berharap banyak pemuda yang memanfaatkan peluang menjadi petani muda milenial melalui program yang digulirkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.


Seperti diketahui saat ini total hanya ada 12 petani milenial yang terdaftar di Dispangtan Kota Cimahi, mereka berusia antara 19 sampai 39 tahun.

“Kami mendorong semua petani muda di Cimahi untuk gabung program petani milenial. Saat ini di Cimahi tercatat hanya ada 12 petani milenial, dan semuanya kita sarankan ikut program itu,” kata Kabid Pertanian Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Mita Mustikasari, akhir pekan lalu.

Dia mengakui bahwa profesi petani sekarang ini tidak menjadi daya tarik utama bagi generasi muda. Banyak dari mereka yang memilih berkarir di bidang industri atau karyawan kantoran. Itu juga yang akhirnya membuat petani muda di Cimahi sangat minim.

Bidang garapannya beragam, mulai dari hortikultura, sapi perah, palawaija (ubi jalar, ubi kayu, kacang tanah), padi, sawi, cabai rawit, dan beragam sayuran lainnya.

“Inilah yang jadi tugas berat kami, bagaimana secara perlahan mengajak anak-anak muda untuk cinta pertanian dan terjun di dalamnya,” ujarnya.

Melalui program Gubernur Jabar yang menggulirkan rekrutmen petani milenial diharapkan jadi pemicu anak-anak muda untuk mau berkiprah di bidang pertanian. Apalagi Pemprov Jabar juga menyediakan ribuan hektare lahan untuk diolah dan menjadi sumber penghasilan karena buyer-nya sudah ada.

Dikatakannya, setiap daerah tidak dibatasi jumlah petani yang akan didaftarkan mengikuti program petani milenial. Itu dikarenakan anak-anak muda dibutuhkan agar menjadi petani untuk regenerasi petani, dan menciptakan pertanian yang maju, mandiri, serta modern.

“Tidak ada batasan kuota, jumlahnya bebas. Yang jelas Pemprov Jabar menyiapkan slot sebanyak 5.000 petani se-Jawa Barat. Kalau kami ingin, dari Cimahi bisa banyak yang ikut, bukan hanya 12 petani milenial yang sudah terdata saja,” ucapnya.

(bie/b)

Loading...

loading...

Feeds

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …

Sumber Bantuan Perbaikan RTLH di Cimahi

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Cimahi segera dilaksanakan. Rencana pelaksanaannya di bulan Maret atau …