Pangdam Intruksikan Perbanyak Dapur Lapangan dan Tambahan LCR

MENINJAU : Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto meninjau bencana banjir wilayah Pamanukan Subang Jawa Barat, Selasa (9/2/2021) (foto : PENDAM III/SLW)

MENINJAU : Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto meninjau bencana banjir wilayah Pamanukan Subang Jawa Barat, Selasa (9/2/2021) (foto : PENDAM III/SLW)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri serta Forkopimda Jabar meninjau bencana banjir wilayah Pamanukan Subang Jawa Barat, Selasa (9/2/2021).


Sebelum meninjau ke lokasi banjir, Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto bersama Forkopimda Jabar lainnya terlebih dahulu menerima paparan dari Dandim 0605/Subang, Bupati Subang, Kapolres dan Basarnas di Posko Terbadu Penanggulangan Banjir, di Aula Kecamatan Pamanukan.

Seusai menerima paparan. Pangdam langsung mengintruksi kepada jajaran Kodam III/Slw diantaranya langsung memberikan perintah kepada Asops Kasdam III/Slw untuk segera dikirim beberapa tambahan LCR milik Kodam III/Slw.

Sedangkan untuk Dandim 0605/Subang, agar segera mendirikan tambahan dapur lapangan. Hal itu dilakukan semua harus ada penambahan baik LCR maupun dapur lapangan, karena menurut Pangdam III/Siliwangi bahwa pengungsi saat ini sudah mencapai hingga 38.000 orang.

“Apabila 1.000 hingga 2.000 sekali masak, jadi bisa beberapa kali masak saja. Untuk itu, perbanyak dapur lapangan khususnya kebutuhan-kebutuhan prioritas,” tegas Pangdam.

Sedangkan untuk masalah lainnya, seperti pakaian, selimut dan barang yang dibutuhkan. Pangdam juga langsung memberikan imbauannya dari tingkat Kodim, Korem, dan Kodam, agar disegerakan ikut membantu yang terkena dampak banjir dan terkoordinir secara baik.

(Pendam III/Siliwangi)

Loading...

loading...

Feeds

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …