Bantuan Berdatangan untuk 6.000 Pengungsi di Pamanukan

MENGALIR : Bantuan terus mengalir untuk korban bencana banjir Pantura Subang, malalui Posko penanganan bencana di Kantor Kecamatan Pamanukan, Rabu (10/2/2021).(foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

MENGALIR : Bantuan terus mengalir untuk korban bencana banjir Pantura Subang, malalui Posko penanganan bencana di Kantor Kecamatan Pamanukan, Rabu (10/2/2021).(foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Tejadinya musibah banjir di Subang utara, terus mengundang bantuan dari berbagai kalangan. Bantuan tersebut terus mengalir bagi korban banjir di Posko penanganan bencana di Kantor Kecamatan Pamanukan dan Kantor Koramil wilayah itu.


“Alhamdulillah bantuan melimpah, banyak pihak yang terus berdatangan menyerahkan bantuan,” kata Kepala BPBD Subang, H .Hidayat Rabu (10/2/2021).

Adapun makanan siap santap dari dapur umum setiap harinya didistribusikan ke pos pengungsian di sekitar Pamanukan.

Sedangkan untuk kondisi kesehatan para pengungsi, Hidayat memastikan dalam kondisi baik dan sehat didukung para tenaga medis dari Rumah Sakit Umum Daerah Puskesmas Pamanukan PMI maupun relawan kesehatan lainnya.

Jumlah warga yang tercatat di tempat pengungsian yang tersebar di wilayah Kecamatan Pamanukan sebanyak 6.000 orang.Namun, kini jumlahnya terus berubah seiring kondisi debit air yang bertambah tinggi ataupun menurun.

“Tentunya kita berdoa bersama agar air terus turun agar warga dapat kembali ke rumah seiring intensitas hujan yang menurun,” tuturnya.

Sementara salah seorang pengungsi, Rani mengaku semua kebutuhan selama di posko tercukupi. Tempat tidurnya pun dinilainya cukup nyaman dilengkapi bantal dan selimut.

Dari pantauan Rabu (10/2/2021) bantuan dari berbagai pihak untuk korban banjir di sejumlah desa di wilayah Pantura Subang, terus mengalir. Hal itu terlihat hilir mudik pengirim bantuan di posko utama kantor Kecamatan Pamanukan.

Mereka rata rata datang menggunakan mobil. Kemudian menyerahkan bantuan di posko tersebut Selanjutnya disalurkan untuk korban banjir yang tersebar di berbagai titik. Bantuan yang mengalir itu berbagai jenis.

Diantaranya, kebutuhan bayi dan lansia, air mineral, beras,baju layak pakai,obat obatan, serta logistik lainnya hingga ubi bakar (singkong).

Hidayat mengatakan, jumlah lembaga komunitas pengirim bantuan bervariasi. Namun puncaknya Rabu (10/2/2021).

“Untuk jumlah belum kita rekap. Tapi semuanya sudah tercatat. Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak,” pungkasnya.

(anr/b)

Loading...

loading...

Feeds