UPTD Harap Pasar Tanjungsari Segera Revitalisasi

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pasar Tanjungsari berharap Pasar Tanjungsari segera direvitalisasi. Itu karena infrastruktur sudah tidak layak. Seperti jalan becek, bangunan sudah keropos dan tidak adanya fasilitas pasar modern.


“Kami siap saja kapan mau direhab. Namun, yang harus disampaikan ke pedagang dan Ikatan kerukunan warga pasar (Ikwapa) Kan mereka sampai saat ini masih menunggu kabar akan adanya renovasi itu. Jangan sampai ada miskomunikasi,” ucap Kepala UPTD Pasar Tanjungsari melalui Kasubag UPTD, Yudi.

Yudi menambahkan, apabila direnovasi kabarnya akan jadi pasar semi modern seperti pasar Inpres Sumedang, namun harus benar benar disosialisasikan ke pedagang dan Ikwapa,

“Sejauh ini kami belum kembali menerima informasi adanya perubahan pasar Tanjungsari alihan dari anggaran renovasi Pasar Impres Sumedang. Namun, pernah pada tahun 2017 lalu, ada rencana revitalisasi pasar Tanjungsari dengan kisaran anggaran Rp55 Miliar. Namun, sampai saat ini belum ada kelanjutannya,” ucapnya.

Yudi menambahkan, informasi yang didapat bahwa anggaran rehab pasar Tanjungsari pada tahun 2017 sekitar Rp55 Miliar. Kondisi itu memang karena luas pasar Tanjungsari lebih luas dari pada pasar Inpres.

“Luas wilayah pasar Tanjungsari itu 14.000 meter persegi, dengan Jumlah kios 670 belum termasuk PKL.

Harapan begitu di renovasi harus benar benar disosialisasikan ke masyarakat dan pedagang. Karena kami butuh tempat relokasi yang baru. Kemudian kami berharap bangunan baru memenuhi standar SNI yang memuat 44 item,” katanya.

Jangan sampai, kata Yudi, revitalisasi pasar Tanjungsari tidak jauh beda dengan pasar rakyat. Namun, harus memuat 44 standar SNI pasar yang memuat salah satunya lahan parkir luas, cuci tangan, alat ukur, toilet, mushola terpisah laki laki perempuan dan Tempat pengelolaan sampah terstruktur.

“Kemudian relokasinya kemana harus dipertimbangkan. Karena tidak mungkin ke lapang pacuan kuda Jatisari karena tidak memungkinkan. Luas areal lahan lapang kuda saja ada 800 meter persegi dan lebar jalan 5 meter. Sementara luas pasar ada 14000 m2. Kemudian yang harus diperhatikan akses parkir dan turun muat kendaraan barang,” pungkasnya.

(tha)

 

Loading...

loading...

Feeds

Vaksinasi Covid Telan Rp47 Miliar

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Subang mengungkap, di tahun anggaran 2021 ini, Pemda Subang mendapat …

Kompak Bantu Warga yang Isolasi

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Desa Jalancagak, Kaecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang memberikan bantuan bagi tetangga yang tengah menjalani isolasi mandiri di …

Ajak Masyarakat Pelihara Budaya Sunda

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mendukung penuh program “Saur Sepuh” yang diinisiasi oleh PGRI Kota …

Angin Kencang, Pohon Timpa Mobil

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebuah mobil tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Cijambe, Subang. Akibatnya bodi kendaraan pun ringsek. Peristiwa yang …

Dorong Bupati Rampingkan SOTK

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Subang dinilai terlalu gamuk sehingga pembuatan perencanaan dan penyusunan anggaran …

Bakal Punya Wadah Industri Kreatif

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Wakil Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan bertekad mewujudkan industri kreatif milenial. Gagasan itu rupanya tak main-main. Upaya …

Banyak Orang Berlibur Sambil Bekerja

POJOKBANDUNG.com, CIWIDEY – Lingkungan yang nyaman adalah satu cara agar dapat meningkatkan produktivitas dalam bekerja. Banyak orang memanfaatkan tempat wisata …