Alhamdulillah! Gedung Isolasi Pasien Covid-19 BLK Baleendah Terisi Setengahnya, Biasanya Full 

SUASANA : Suasana gedung isolasi Covid 19 di Balai Latihan Kerja (BLK) Baleendah.

SUASANA : Suasana gedung isolasi Covid 19 di Balai Latihan Kerja (BLK) Baleendah.

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – lebih dari setengah kapasitas tempat tidur yang ada di gedung isolasi Covid 19 Baleendah, sudah terisi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana.


“Kalau kami menyiapkan 55 tempat tidur, dan sampai hari ini hunian hanya terisi 35 orang. Kita berharap jumlah kasus Covid 19 semakin menurun dan mudah-mudahan pandemi Covid 19 cepat berlalu,” ujar Grace saat melakukan kunjungan ke Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Baleendah, Kamis (4/2).

Grace memastikan siapapun pasien Covid 19 yang memerlukan gedung isolasi ini, dipersilahkan untuk menggunakannya. Jadi, tidak melihat apakah pasien Covid 19 tersebut warga Kabupaten Bandung atau bukan.

“Siapapun saja yang memerlukan, kami persilahkan. Karena pernah juga ada warga Kabupaten Bandung Barat dan Cimahi. Selama tempatnya tersedia kami siapkan. Jadi tidak membedakan,” tutur Grace.

Pihaknya berterima kasih kepada Polresta Bandung yang telah memberikan dukungan moril kepada pasien Covid 19 yang sedang menjalani isolasi di gedung BLK tersebut. Menurutnya, hal tersebut menjadi sumber semangat bagi para pasien dan juga petugas kesehatan.

Sementara itu, Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan menambahkan bahwa dalam rangka mencegah penyebaran Covid 19 di Kabupaten Bandung, tim gugus tugas telah mengambil keputusan, salah satunya adalah melakukan penutupan lokasi-lokasi yang menjadi tempat berkerumunnya masyarakat.

“Untuk tanggal 6 dan 7 Februari 2021, semua kegiatan titik kumpul masyarakat akan kita lakukan penutupan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kerumunan masyarakat,” ujar Hendra.

Selain itu, ada lima posko check poin yang disiapkan yaitu Cilengkrang, Margahayu, Dayeuhkolot, Baleendah dan Soreang. Nantinya, ungkap Hendra, akan ada petugas gabungan yang akan memberikan sosialisasi dan edukasi serta ada juga kegiatan pembagian masker.

“Kemudian kita juga punya sembilan unit yustisi yang mobile atau bergerak untuk memberikan sosialisasi dan edukasi dan juga membagikan masker. Selanjutnya kami juga punya 25 stasioner petugas yustisi yang terdapat di seluruh polsek, dimana tujuannya adalah memberikan edukasi dan sosialisasi,” papar Hendra.

Upaya-upaya tersebut, ungkap Hendra, berhasil membuat Kabupaten Bandung keluar dari zona merah dan kembali menjadi zona orange.

“Tentu ini berkat kerjasama semua pihak, termasuk tenaga kesehatan yang tidak lelah-lelahnya memberikan pengobatan untuk pasien Covid 19,” pungkas Hendra.

Loading...

loading...

Feeds

Larang Warga Mudik, Kapolri Minta Maaf

POJOKBANDUNG.com – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat dapat memahami kebijakan pemerintah melarang adanya mudik pada periode libur …