Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Belum Maksimal

SOSIALISASI : Kalak BPBD KBB, Duddy Prabowo (kiri), bersama rombongan melakukan sosialisasi pencegahan covid-19, menggunakan bus wisata (foto : HENDRA HIDAYAT RUSDAYA/RADAR BANDUNG)

SOSIALISASI : Kalak BPBD KBB, Duddy Prabowo (kiri), bersama rombongan melakukan sosialisasi pencegahan covid-19, menggunakan bus wisata (foto : HENDRA HIDAYAT RUSDAYA/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG, BATUJAJAR – Hasil pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), di Kabupaten Bandung Barat bias. Bahkan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan ditengah wabah belum sesuai harapan.


Sejauh ini, kenyataan di lapangan masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan anjuran pemerintah, terkait pencegahan sebaran covid-19.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo, pun tidak memungkiri banyaknya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan masyarakat.

“Sejauh ini masih didapati masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan covid-19 sesuai arahan pemerintah. Salah satunya terkait penggunaan masker ketika beraktivitas,” kata Duddy.

Sepanjang pandemi ini, sosialisasi hingga tindakan tegas telah dilakukan pemerintah untuk mencagah penyebaran virus tersebut. Akan tetapi, hingga saat ini virus asal Wuhan itu masih terus mengancam.

“Kita tidak akan bosan untuk mensosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan, karena tidak sedikit masyarakat yang masih melanggar,” ungkapnya.

Pada pekan pertama PPKM kedua ini, Satgas Covid-19 Kabupaten Bandung Barat melakukan sosialisasi pencegahan virus corona di dua kecamatan, dengan menggunakan kendaraan pariwisata yakni “Bus Ngumbara”.

Terkait penggunaan bus pariwisata, Kadishub KBB, Lukmanul Hakim menjelaskan, meski moda transportasi itu peruntukannya khusus kegiatan wisata, namun bus bantuan dari Pemprov Jabar itu bisa dioptimalkan dalam membantu kegiatan sosialisasi.

“Kegiatan sosialisasi dengan Bus Ngumbara sudah dilakukan sejak dari PPKM pertama dan berlanjut sampai PPKM kedua ini,” kata Lukmanul.

(kro/b).

Loading...

loading...

Feeds