PTSL 2021 Neglasari Kurang Diminati

PTSL: Kusmawan selaku saksi ke satu dalam program PTSL di Desa Neglasari Kec. Ibun, Kab. Bandung, Rabu (3/2/2021) (foto : DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)

PTSL: Kusmawan selaku saksi ke satu dalam program PTSL di Desa Neglasari Kec. Ibun, Kab. Bandung, Rabu (3/2/2021) (foto : DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, KAB. BANDUNG – Program Pemerintah Pusat berkaitan sertipikat masal Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di tahun 2021 di Desa Neglasari Kec. Ibun, Kab Bandung, tidak begitu diminati warga pemilik lahan.


Program yang telah disosialisasikan selama memasuki dua bulan ini, belum satupun warga pemilik lahan yang tertarik dan mendaftar.

Hal tersebut sempat diungkapkan Kusmawan mewakili Kepala Desa Neglasari Ujang Wahyudin saat dijumpai Radar Bandung  di tempat kerjanya, Rabu (3/2/2021).

Menurut Kusmawan, untuk program PTSL di tahun 2021 ini sampai saat ini belum ada satu warga pun yang mendaftarkan kepemilikan lahannya.

Padahal menurut Kusmawan bentuk sosialisasi berkaitan program terhadap masyarakat sudah maximal di lakukan melalui kepala dusun maupun oleh setiap RW. ”Namun entah kenapa warga sepertinya tidak begitu tertarik dan antusias. Alasanya banyak yang mengatakan belum mempunyai uang,” kata Kusmawan.

”Padahal untuk hal ini dalam terkait untuk admintrasi biayanya kami pun tidak melebihi ketentuan biaya yang harus ditanggung warga pemilik lahan sebesar Rp150 ribu. Kami terapkan pembiayaanya sesuai SK 3 Menteri sebesar Rp150 ribu/bidang kepemilikan lahan,” sambungnya.

Kusmawan selaku salah seorang pegawai Desa yang membantu menjadi saksi satu dalam program PTSL di Desa Neglasari ini, sempat mengungkapkan, program PTSL di tahun 2019 sempat pula kurang begitu diminati warga pemilik lahan, sampai sampai sasaran target mengalami beberapa perubahan.

”Mulai target dari  3.500 bidang diturunkan menjadi 3.000 bidang hingga sampai 2.500 bidang pun tidak ada antusias warga yang mendaftarkan lahannya. Sehingga sampai Pemdes demi mensukseskan program pemerintah ini berinisiatif memaksakan mendaftarkan lahan warga  dengan dibiayai dana talang untuk membiayai sebanyak 1.700 bidang lahan  kepemilikan warga,” pungkas Kusmawan.

(den)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …