53 Nakes Menjadi Prioritas Vaksin di Kabupaten Subang

VAKSIN : Puskesmas Cikalapa, Kelurahan Pasirkarembi, Subang mulai melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada 53 orang tenaga kesehatan, Rabu (3/2/2021).( foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

VAKSIN : Puskesmas Cikalapa, Kelurahan Pasirkarembi, Subang mulai melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 kepada 53 orang tenaga kesehatan, Rabu (3/2/2021).( foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Program vaksin Covid-19 mulai berjalan di kabupaten Subang. Tenaga kesehatan (nakes), baik medis dan perawat mendapat prioritas suntik vaksin Covid-19.Suntik vaksin Covid-19 kepada tenaga medis, baik dokter dan perawat ini gratis, tanpa biaya.


Seperti yang terpantau di Puskesmas Cikalapa, Kelurahan Pasirkarembi, Subang Rabu (3/2/2021) memulai menyuntikan vaksin Covid-19 kepada para nakes di fasilitas- fasilitas kesehatan tersebut.

Kepala Puskemas Cikalapa, Andriyano mengatakan, nakes yang akan disuntik vaksin berjumlah 53 orang terbagi beberapa sesi.

“Untuk hari ini baru 15 orang nakes. Untuk jumlah dosis vaksin Covid-9 yang diperuntukan nakes yang ada di kelurahan Pasirkarembi, sebanyak 103 vial, dan akan di suntikan kepada nakes klinik yang ada di lingkungan kelurahan setempat,” ungkap Adriano, Rabu (3/2/2021).

Sebelumnya, pendistribusian vaksin Covid-19 di 46 fasilitas layanan kesehatan (faskes) Kabupaten subang mulai dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten subang melalui Dinas Kesehatan, dengan pengawalan ketat oleh aparat TNI dan Polri, pada hari Selasa (2/2/2021) kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi, mengatakan bahwa vaksin tersebut didistribusikan ke 46 faslitas kesehatan (faskes) meliputi 40 Puskesmas, empat rumah sakit, rumah sakit Budiono Lanud Suryadarma, rumah sakit Umum Daerah Subang, Rumah Sakit PTPN, Rumah Sakit PMC Pamanukan dan dua klinik Pratama dan dokpol.

Adapun jumlah vaksin Covid-19 yang diterima kabupaten Subang sebanyak 7.800.Tahap pertama akan diberikan kepada tenaga kesehatan sebagai prioritas pertama.

(anr/b)

 

Loading...

loading...

Feeds

PTM Terbatas Harus Fokus pada Hal Esensial

POJOKBANDUNG.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas perlu berfokus pada hal …