Di Bandung, Lewati 9 Jalan Ini Ada CCTV Polisi, Langgar Lalin Bisa Kena E-tilang

Kawasan menuju gerbang tol Pasteur

Kawasan menuju gerbang tol Pasteur

POJOKBANDUNG.com BANDUNG – Direktur Ditlantas Polda Jabar, Kombes Eddy Djunaedi sebelumnya menyampaikan bahwa Kota Bandung termasuk daerah yang akan memberlakukan program e-tilang atau elektronik tilang. Terkait itu, Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP M Rano Hadianto mengatakan, akan ada sembilan titik ruas jalan yang ditempel CCTV dalam rangka penerapan e-tilang.


“Untuk e-TLE ada sembilan titik,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (1/2).

Adapun, sembilan titik yang dimaksud di antaranya adalah Simpang Buahbatu, Simpang Pelajar Pejuang-Turangga atau Martanegara-Lingkar Selatan, Simpang Ahmad Yani-Riau, Simpang Pahlawan-Surapati, Simpang Dago-Cikapayang, Simpang Pasteur, Simpang Asia Afrika-Otista dan Simpang Lima Kosambi.

Rano mengatakan, disetiap lokasi tersebut sudah dipasang kamera oengawas atau CCTV tersebut.
“Di setiap lokasi sudah dipasang CCTV,” kata Anang.

Kendati demikian, sistem e-tilang ini belum mulai berlaku. Pihak Polrestabes Bamdung sendiri, kata Rano, hingga kini masih mempersiapkan saran dan prasana yang diperlukan. Penerapan sistem baru tilang ini masih berproges.

“Untuk pemberlakuan belum,” kata dia.

Diketahui, pememberlakuan sistem tilang elektornik ini merupakan tindak lanjut dari rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat uji kepatutan dan kelayakan calon Kapolri di Komisi III DPR.

Sebelumnya, Direktur Ditlantas Polda Jabar, Kombes Eddy Djunaedi menyampaikan, rencana pemberlakuan e-tilang masih terus berprogres. Dalam sebulan ke depan, kata Eddy, tilang elektronik diharapkan sudah bisa diluncurkan.

“Masih progress. Semoga sebulan lagi sudah selesai dan bisa dilaunching,” ungkapnya.

Eddy mengungkapkan, sejumlah daerah di Jabar sudah mulai memenuhi keperluan perangkat lunak maupun perangkat keras serta mengadakan pelatihan dalam rangka persiapan sumber daya manusia.

“Di beberapa daerah infrastrukturnya sudah siap,” katanya.

Kendati demikian, Eddy menegaskan, sistem tilang elektronik ini tidak akan dilakukan serentak di semua daerah, akan tetapi secara bertahap. Hal ini lakukan lantaran belum semua daerah di Jabar memenuhi kesiapan infrastruktur.

“Karena belum semua ruas jalan dilengkapi infrastrukturnya, jadi untuk beberapa ruas jalan dulu. Ke depan bisa dikembangkan,” katanya.

(muh)

Loading...

loading...

Feeds