Agen Perisai BPJAMSOSTEK Dorong Peningkatan Jumlah Kepesertaan

- Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto -

- Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto -

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Jumlah kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan naik signifikan selama masa pandemi Covid-19. Terealisasinya capaian itu berkat kerja keras dan beragam inovasi serta program kerja yang digulirkan.


Direktur Utama BPJAMSOSTEK, Agus Susanto mengungkapkan, peningkatan jumlah kepesertaan secara signifikan hingga 2020 salah satunya didukung peran dan inisiatif Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI).

“Melalui inisiatif PERISAI, BPJAMSOSTEK juga mendorong kepesertaan pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) dan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM),” tuturnya.

Kata Agus, terhitung sejak 2017 sampai dengan akhir Desember 2020 PERISAI telah berkontribusi positif terhadap kepesertaan sebesar 1,6 juta peserta dengan total iuran Rp364,2 miliar yang dilakukan oleh 4.694 PERISAI aktif yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara untuk perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI), terhitung Desember 2020 sebanyak 376,6 ribu orang telah terlindungi oleh program BPJAMSOSTEK dengan nilai iuran mencapai Rp31,9 miliar.

“Ini capaian yang sangat positif,” kata Agus.

Disisi lain pembayaran klaim atau jaminan yang dikucurkan BPJAMSOSTEK mengalami peningkatan sebesar 20,01 persen atau mencapai Rp36,5 triliun. Agus merinci, untuk klaim Jaminan Hari Tua (JHT) mencapai Rp33,1 triliun dari 2,5 juta kasus. Kemudian untuk Jaminan Kematian (JKM) sebanyak 34,7 ribu kasus dengan nominal sebesar Rp1,35 triliun. Lalu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebanyak 221,7 ribu kasus dengan nominal sebesar Rp1,55 triliun dan Jaminan Pensiun (JP) sebanyak 97,5 ribu kasus dengan nominal sebesar Rp489,47 miliar.

“Kami sadari selama masa pandemi banyak terjadi PHK akibat berkurangnya pendapatan usaha. Tapi kami (BPJAMSOSTEK) tetap dapat melakukan akuisisi peserta sebanyak 17,4 juta di 2020,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Dodo Suharto mengungkapkan, pihaknya akan terus optimis dan melakukan berbagai inovasi kedepan demi pelayanan maksimal bagi peserta.

“Kami akan selalu optimis dengan tetap waspada terhadap tantangan-tantangan yang mungkin akan muncul di depan, seperti dengan mewujudkan transformasi digital berkelanjutan,” imbuhnya.

Dodo juga berharap pandemi Covid-19 segera berlalu dan perekonomian nasional kembali tumbuh agar bisa memberi perlindungan bagi seluruh pekerja Indonesia.

“Mudah-mudahan pandemi segera berakhir, ekonomi tumbuh dan aktivitas masyarakat kembali normal,” tandasnya.

(arh/*)

Loading...

loading...

Feeds