Pria Asal Kab. Bandung Berhasil Tanam Pohon Kurma untuk Usaha

POJOKBANDUNG.com, PASIRJAMBU – Di Indonesia, budidaya pohon kurma dianggap punya potensi ekonomi yang bagus. Namun, dalam praktiknya butuh perawatan ekstra agar pohon dapat berbuah.


Pembudidaya pohon kurma di Kampung Gambung, Desa Mekarsari, Pasirjambu, Kabupaten Bandung Sultan Rustana mengatakan, telah menjalani kegiatan budidaya pohon kurma sejak tahun 2012.

Saat itu, satu pohon kurma berukuran kurang dari satu meter bisa ia jual seharga Rp500 ribu.

Hanya saja, ia mengaku menemui sejumlah kendala saat melakukan budidaya pohon kurma, yang paling utama adalah masalah pupuk.

Padahal, menurutnya, jika saja ketersediaan pupuk ada, serta mudah mendapatkannya, pohon kurma punya prospek yang bagus, termasuk di Kabupaten Bandung.

Bahkan daerah lain seperti Sumatera dan Kalimantan, ada yang membuka perkebunan kurma.

Ia mengungkapkan, budidaya pohon kurma sebenarnya sama seperti menanam pohon biasa. Namun yang terpenting jangan sampai kekurangan air.

Jika banyak air maka lebih bagus. Terkait cuaca, antara 15 sampai 55 derajat dan yang terpenting tercukupinya nutrisinya karena dalam 3 tahun buah kurma di Indonesia sudah bisa dipanen.

“Enggak susah, cuma kalau (pohon kurma) beranjak besar, terus akarnya semakin dalam semakin kurang nutrisi, makanya saya kalau pasang (pupuk) NPK di bor dulu sampai kedalaman satu meter,” jelasnya.

“Malah dulu pernah memeriksa tanahnya, di sini tanahnya makin dalam makin miskin nutrisinya jadi harus betul-betul dibantu, kalau masih umur 3 tahun atau 5 tahun kan akar masih ada di atas. Makanya banyak yang subur berbunga pada 3 sampai 4 tahun. Tapi setelah 6 tahun harus dibantu,” pungkasnya.

(fik/pojokbandung)

Loading...

loading...

Feeds